Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Pelantikan Paus Leo XIV
Hari Ini, Mata Dunia Tertuju Ke Vatikan
Minggu, 18 Mei 2025 08:02 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Hari ini, Minggu (18/5/2025), Paus Leo XIV akan dilantik di Basilika dan Lapangan Santo Petrus, Vatikan, pada pukul 10.00 waktu setempat. Pria dengan nama Kardinal Robert Francis Prevost itu, akan memulai masa kepimpinannya sebagai Paus Leo XIV.
Paus Leo XIV terpilih sebagai pemimpin Gereja Katolik 8 Mei 2025, menggantikan Paus Fransiskus yang wafat 21 April 2025. Dilansir Vatican News dalam artikel bertajuk 'The rite for the Inauguration of the Petrine Ministry of Leo XIV' dalam misa perayaan Ekarisiti di Basilika dan Lapangan Alun-alun Santo Petrus, Paus Leo XIV akan menerima dua benda simbolis lencana episkopal kuno yang diasosiasikan dengan Rasul Petrus.
Dua benda itu yakni Pallium dan Cincin Nelayan. Pallium ialah jubah liturgi, terbuat dari bulu domba. Mengartikan Gembala Baik, yang meletakkan domba-domba hilang di pundaknya. Sekaligus mengingatkan kembali respons Petrus terhadap panggilan Tuhan yang telah bangkit untuk menggembalakan domba-Nya.
Pallium dilengkapi tali yang dikenakan di atas jubah, disampirkan di bahu. Lambang Juru Selamat yang mempersembahkan manusia kepada Bapa melalui kematian-Nya di kayu salib, dan meninggikan-Nya melalui kebangkitan.
Sedangkan Cincin Nelayan, dinamakan demikian merujuk pada peristiwa Petrus yang mengimani perkataan Yesus saat menarik jala ke darat dari perahu nelayan dengan tangkapan ikan yang ajaib.
Cincin ini punya dua liontin hitam, enam salib sutra hitam, satu di setiap liontin dan empat di tali melingkar dihiasi dengan tiga paku (aciculae) di bagian depan dan di belakang, melambangkan tiga paku penyaliban Kristus. Maknanya, simbol meterai iman yang dipercayakan kepada Petrus untuk menguatkan saudara-saudaranya.
Selanjutnya, proses liturgi dimulai di dalam Basilika Santo Petrus. Didampingi para Patriark Gereja-Gereja Timur, Paus Roma yang baru turun ke Kapel Makam Santo Petrus, berhenti sejenak, berdoa dan membakar dupa. Momen ini menandakan hubungan mendalam antara Uskup Roma dan Rasul Petrus, bersama dengan banyak umat Katolik lainnya, memberi kesaksian iman dengan darahnya di dekat tempat tersebut.
Baca juga : Menkop Budi Arie Ditunjuk Prabowo Hadiri Pelantikan Paus Leo XIV Di Vatikan
Berikutnya, dua diakon mengambil Pallium, Cincin Nelayan, dan Kitab Injil, melanjutkan prosesi menuju altar di area depan Alun-Alun di Basilika Santo Petrus. Di ruang terbuka di depan Basilika Santo Petrus ini, Paus Leo XIV bergabung diiringi sebuah nyanyian litani, Laudes Regiae. Nyanyian yang bermakna memohon syafaat dari para Paus, martir, dan orang-orang kudus Gereja Roma.
Tergantung di gerbang utama Basilika Santo Petrus, sebuah permadani yang menggambarkan tangkapan ikan dan dialog antara Yesus dan Petrus menjadi tema Liturgi Sabda dan sepanjang perayaan. Ini permadani Flemish karya pelukis Raffaello Sanzio da Urbino (Raphael) yang direproduksi. Lukisan ini awalnya dibuat untuk Kapel Sistina, yang aslinya sekarang disimpan di Museum Vatikan. Sementara di dekat altar, terdapat gambar Bunda Maria Penasihat yang Baik dari Kuil Maria di Genazzano.
Ritual berlanjut dengan pemberkatan dan pemercikan air suci. Ritual ini dilakukan karena ini adalah hari Minggu di musim Paskah. Kemudian diikuti dengan nyanyian Gloria dan Collect, yang mengingatkan rencana Bapa untuk membangun Gereja-Nya di atas Petrus.
Setelah pewartaan Injil, tiga Kardinal dari tiga ordo yakni diakon, imam, uskup, masing-masing mewakili benua berbeda, menghadap Paus Leo XIV. Pertama meletakkan Pallium di atas kepalanya. Kedua memanjatkan doa khusus untuk kehadiran dan pertolongan Tuhan bagi Paus. Ketiga juga berdoa, memohon kepada Kristus, Gembala dan Uskup jiwa kami, yang membangun Gereja di atas batu karang Petrus dan diakui olehnya sebagai Anak Allah yang Hidup. Selanjutnya memohon kepada-Nya untuk menganugerahkan Cincin Nelayan kepada Paus yang baru.
Proses ini diakhiri dengan doa kepada Roh Kudus, memohon agar menganugerahi Paus baru dengan kekuatan dan kelembutan menjaga murid-murid Kristus dalam kesatuan persekutuan. Paus kemudian memberkati pertemuan dengan Kitab Injil saat aklamasi Ad Multos Annos! yang diucapkan dalam bahasa Yunani.
Berikutnya, 12 perwakilan dari semua kategori berbeda dari Umat Allah seluruh dunia, mengikrarkan ketaatan mereka kepada Paus. Perayaan dilanjutkan dengan homili Bapa Suci.
Setelahnya Pengakuan Iman dinyanyikan, diikuti doa universal atau doa umat beriman, doa-doa syafaat dalam bahasa Portugis, Prancis, Arab, Polandia, dan China. Doa-doa dipanjatkan untuk Gereja universal, untuk Paus di awal pelayanannya, untuk pemegang jabatan otoritas sipil, untuk semua orang yang menderita atau dalam kesusahan, dan untuk jemaat yang berkumpul.
Baca juga : Melihat Persiapan Puncak Haji di Arafah: Kasur Tersusun Rapi, Karpetnya Empuk
Sebelum perayaan berakhir, Paus menyampaikan pidato singkat. Setelah menyanyikan Regina Caeli, Paus menyampaikan berkat khidmat yang diresapi dengan gambaran alkitab tentang pohon dan kebun anggur.
Paus berdoa agar Tuhan melindungi pohon anggur yang telah ia tanam, dan memohon agar wajah keselamatan-Nya dapat bersinar atas semua orang. Seluruh prosesi ini menandakan dimulainya pelayanan Petrine Paus Leo XIV sebagai penerus Rasul Petrus dan sebagai Gembala Gereja Katolik.
Misa Paus pertama asal Amerika Serikat dalam sejarah Gereja Katolik Roma ini bakal disaksikan oleh keluarga kerajaan, pemimpin dunia, dan umat Katolik dari seluruh negara.
Sejumlah pemimpin dunia yang akan hadir di antaranya Perdana Menteri Australia Anthony Albanese yang langsung terbang ke Vatikan usai kunjungan kenegaraan di Jakarta, Wakil Presiden Amerika Serikat JD Vance, Menlu AS Marco Rubio, serta mantan Perdana Menteri Jepang Aso Taro.
Prabowo Kirim Utusan
Presiden Prabowo Subianto dipastikan tidak hadir dalam acara pelantikan Paus Leo XIV di Vatikan. Sebagai gantinya, Prabowo mengutus sejumlah menteri di Kabinet Merah Putih untuk hadir di acara tersebut. Mereka adalah Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Abdul Muhaimin Iskandar (Cak Imin), Menteri Koperasi Budi Arie Setiadi, dan Deputi Investasi dan Pengusahaan BP Batam, Fary Djemy Francis.
"Malam ini saya bertolak menuju Vatikan untuk menghadiri pelantikan Paus Leo XIV pada hari Minggu," ujar Cak Imin dalam keterangannya, Jumat (16/5/2025) malam.
Baca juga : Pidato Minggu Pertama, Paus Leo Minta Dunia Segera Akhiri Perang
Cak Imin mengatakan, misi ke Vatikan ini bentuk nyata penghormatan Presiden Prabowo kepada Paus Leo XIV dan Vatikan sebagai sahabat Indonesia. "Tujuan utama keberangkatan kami membawa misi memperkuat persaudaraan antara Indonesia-Vatikan yang sudah terjalin lama," sambungnya.
Sementara Fary menyatakan, penugasan Presiden ini adalah momentum penuh berkat baginya. "Terima kasih atas kepercayaan Bapak Presiden. Kami membawa pesan Presiden yang turut berbahagia dan bersuka cita atas terpilihnya Paus Leo XIV dua pekan lalu yang (hari ini) akan dilantik," kata Fary lewat keterangan tertulisnya, Sabtu (17/5/2025).
Dikatakan, pesan Paus Leo XIV ketika terpilih adalah harapan seluruh warga dunia hidup dalam persatuan dan solidaritas. Paus Leo XIV berkomitmen untuk membangun jembatan, bukan benteng.
"Semoga persatuan dunia dalam kasih universal bisa tercapai dan diwujudkan. Kita berdoa agar seluruh proses pelantikan Paus Leo XIV berjalan lancar dan menjadi berkat bagi banyak orang," harap Fary.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya