Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Semester I-2025 Kantongi Rp 1,7 Triliun
Top, Laba Bersih BTN Tumbuh Double Digit
Jumat, 29 Agustus 2025 06:35 WIB
Sebelumnya
Unit Usaha Syariah (UUS) atau BTN Syariah terus mencatatkan kinerja positif menjelang proses akhir pemisahan (spin-off) menjadi Bank Umum Syariah (BUS), yang akan menjadi salah satu pemain utama di industri perbankan syariah nasional.
Pencapaian tersebut tercermin dari pertumbuhan aset sebesar 18,0 persen yoy menjadi Rp 65,56 triliun hingga akhir Juni 2025, dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 55,54 triliun.
Peningkatan aset tersebut ditopang oleh ekspansi pembiayaan yang konsisten, dengan nilai penyaluran pembiayaan mencapai Rp 48,46 triliun. Atau naik 17,0 persen yoy dibandingkan semester I-2024 yang sebesar Rp 41,41 triliun.
Baca juga : Kontribusi Sektor Hulu Dan Hilir Migas Semakin Besar
Kepercayaan masyarakat juga terus meningkat, lanjut Nixon, terlihat dari pertumbuhan DPK yang mencapai 19,8 persen yoy menjadi Rp 55,23 triliun pada akhir paruh pertama 2025, dibandingkan Rp 46,09 triliun pada periode yang sama tahun lalu.
Adapun total laba bersih BTN Syariah tercatat sebesar Rp 401 miliar pada akhir Juni 2025, naik 8,3 persen yoy dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang sebesar Rp 370 miliar.
Dia mengatakan, BTN Syariah telah memasuki era baru seiring dengan proses akhir spin-off yang ditandai dengan perubahan nama menjadi Bank Syariah Nasional (BSN) melalui penggabungan dengan Bank Victoria Syariah sebagai perusahaan cangkang.
Baca juga : Proyek Normalisasi Sungai Ciliwung Akan Digeber Lagi
“Aksi korporasi yang menjadi milestone bagi industri perbankan syariah Indonesia ini dapat terwujud atas dukungan pemegang saham, regulator dan masyarakat luas,” pungkasnya.
Terpisah, Direktur Eksekutif Segara Research Institute Piter Abdullah mengapresiasi kinerja yang diperoleh BTN. Terutama menjelang spin-off yang ditandai dengan lahirnya BSN, BTN juga mencatat kinerja positif.
“Hal ini menunjukkan kemampuan BTN dalam mempertahankan dan meningkatkan profitabilitas di tengah tantangan ekonomi,” kata Piter kepada Rakyat Merdeka, kemarin.
Baca juga : Kalah Lawan Tim Divisi Empat, Setan Merah Makin Jeblok
Piter mengatakan, pertumbuhan ini sebagai bukti manajemen BTN yang efektif dalam menjalankan strategi bisnisnya.
Dia meyakini, transformasi BTN Syariah dari UUS menjadi BUS saat menggarap pasar KPR Syariah, bakal sesukses induknya.
“BSN akan menjadi satu-satunya pemain syariah yang fokusnya di sektor perumahan, karena tumbuh berbarengan dengan induknya. Ini menjadi bekal kuat untuk BSN ke depan,” tutup Piter. [DWI]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya