Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Semester I-2025 Kantongi Rp 1,7 Triliun
Top, Laba Bersih BTN Tumbuh Double Digit
Jumat, 29 Agustus 2025 06:35 WIB
Sebelumnya
Secara keseluruhan, jumlah user Bale by BTN telah mencapai 2,7 juta hingga akhir semester I-2025, alias naik 68,8 persen yoy dibandingkan periode yang sama pada 2024 sebesar 1,6 juta.
Sedangkan jumlah transaksi Bale by BTN telah menembus 931,5 juta, dengan nilai transaksi sebesar Rp 43,1 triliun selama semester I-2025.
“Lonjakan pengguna Bale by BTN merefleksikan kepercayaan dan kenyamanan masyarakat terhadap super app yang kami desain, untuk melayani ekosistem perumahan dan gaya hidup masa kini yang dinamis,” ujarnya.
Baca juga : Kontribusi Sektor Hulu Dan Hilir Migas Semakin Besar
Pihaknya juga berkomitmen, untuk terus meningkatkan user experience dan fitur yang lebih beragam dengan proposisi yang lebih menarik, agar semakin mampu menjawab kebutuhan nasabah.
Di tengah beragam tantangan, bank dengan bisnis inti pembiayaan properti ini tetap menjalankan fungsi intermediasi dengan baik, diiringi dengan prinsip kehati-hatian dan manajemen risiko yang terus ditingkatkan.
Penyaluran kredit dan pembiayaan BTN tercatat tumbuh 6,8 persen yoy menjadi Rp 376,11 triliun hingga semester I-2025, dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 352,06 triliun.
Baca juga : Proyek Normalisasi Sungai Ciliwung Akan Digeber Lagi
Penyaluran kredit hingga Juni 2025 ditopang pertumbuhan kredit dan pembiayaan ke sektor perumahan, yang meningkat 6,2 persen yoy menjadi Rp 317,77 triliun, dan sektor non-perumahan (non-housing loan) yang naik 10,5 persen yoy menjadi Rp 58,34 triliun.
“Di sektor perumahan, KPR (Kredit Pemilikan Rumah) subsidi naik 6,5 persen menjadi Rp 182,17 triliun. Sedangkan KPR non-subsidi secara keseluruhan bertumbuh 8,8 persen menjadi Rp 110,72 triliun,” rincinya.
Nixon juga memastikan, BTN berkomitmen untuk terus mendukung program pembangunan perumahan nasional, dengan menyediakan akses pembiayaan untuk kepemilikan rumah. Termasuk untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR), dan turut menggerakkan perekonomian dari sektor perumahan.
Baca juga : Kalah Lawan Tim Divisi Empat, Setan Merah Makin Jeblok
Emiten berkode saham BBTN ini secara proaktif berkolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan di sektor perumahan, untuk upaya percepatan penyediaan hunian layak dan terjangkau.
“Termasuk melalui kerja sama dengan investor dalam negeri maupun luar negeri,” katanya.
Seiring pertumbuhan kredit dan pembiayaan serta dana masyarakat, BTN membukukan total aset sebesar Rp 484,96 triliun hingga semester I-2025, tumbuh 6,4 persen yoy jika dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 455,60 triliun.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya