Dark/Light Mode

Semester I-2025 Kantongi Rp 1,7 Triliun

Top, Laba Bersih BTN Tumbuh Double Digit

Jumat, 29 Agustus 2025 06:35 WIB
Direktur Utama Bank Tabungan Negara (BTN) Nixon LP Napitupulu (tengah) dalam konferensi pers mengenai laporan keuangan Semester I-2025 di Jakarta, Rabu (27/8/2025). (Foto: Dok. BTN)
Direktur Utama Bank Tabungan Negara (BTN) Nixon LP Napitupulu (tengah) dalam konferensi pers mengenai laporan keuangan Semester I-2025 di Jakarta, Rabu (27/8/2025). (Foto: Dok. BTN)

 Sebelumnya 
Secara keseluruhan, jumlah user Bale by BTN telah mencapai 2,7 juta hingga akhir semester I-2025, alias naik 68,8 persen yoy dibandingkan periode yang sama pada 2024 sebesar 1,6 juta.

Sedangkan jumlah transaksi Bale by BTN telah menembus 931,5 juta, dengan nilai transaksi sebesar Rp 43,1 triliun selama semester I-2025.

“Lonjakan pengguna Bale by BTN merefleksikan kepercayaan dan kenyamanan masyarakat ter­hadap super app yang kami de­sain, untuk melayani ekosistem perumahan dan gaya hidup masa kini yang dinamis,” ujarnya.

Baca juga : Kontribusi Sektor Hulu Dan Hilir Migas Semakin Besar

Pihaknya juga berkomitmen, un­tuk terus meningkatkan user expe­rience dan fitur yang lebih beragam dengan proposisi yang lebih menarik, agar semakin mampu menjawab kebutuhan nasabah.

Di tengah beragam tantangan, bank dengan bisnis inti pembiayaan properti ini tetap men­jalankan fungsi intermediasi dengan baik, diiringi dengan prinsip kehati-hatian dan manajemen risiko yang terus ditingkatkan.

Penyaluran kredit dan pem­biayaan BTN tercatat tumbuh 6,8 persen yoy menjadi Rp 376,11 triliun hingga semester I-2025, dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 352,06 triliun.

Baca juga : Proyek Normalisasi Sungai Ciliwung Akan Digeber Lagi

Penyaluran kredit hingga Juni 2025 ditopang pertumbuhan kredit dan pembiayaan ke sektor perumahan, yang meningkat 6,2 persen yoy menjadi Rp 317,77 triliun, dan sektor non-perumahan (non-housing loan) yang naik 10,5 persen yoy menjadi Rp 58,34 triliun.

“Di sektor perumahan, KPR (Kredit Pemilikan Rumah) sub­sidi naik 6,5 persen menjadi Rp 182,17 triliun. Sedangkan KPR non-subsidi secara keseluruhan bertumbuh 8,8 persen menjadi Rp 110,72 triliun,” rincinya.

Nixon juga memastikan, BTN berkomitmen untuk terus men­dukung program pembangunan perumahan nasional, dengan menyediakan akses pembiayaan untuk kepemilikan rumah. Termasuk untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR), dan turut menggerakkan pereko­nomian dari sektor perumahan.

Baca juga : Kalah Lawan Tim Divisi Empat, Setan Merah Makin Jeblok

Emiten berkode saham BBTN ini secara proaktif berkolaborasi dengan seluruh pemangku ke­pentingan di sektor perumahan, untuk upaya percepatan penyediaan hunian layak dan terjangkau.

“Termasuk melalui kerja sama dengan investor dalam negeri maupun luar negeri,” katanya.

Seiring pertumbuhan kredit dan pembiayaan serta dana masyarakat, BTN membukukan total aset sebesar Rp 484,96 triliun hingga semester I-2025, tumbuh 6,4 persen yoy jika dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 455,60 triliun.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.