Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Inspeksi Jalur KA Rampung, KNKT–KAI Tegaskan Keselamatan Jelang Nataru
Kamis, 4 Desember 2025 20:31 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - PT Kereta Api Indonesia (Persero) telah menyelesaikan rangkaian inspeksi jalur menggunakan Kereta Api Inspeksi (KAIS) pada 2-4 Desember 2025.
Kegiatan ini menjadi langkah penting dalam memastikan kesiapan prasarana, sarana, dan layanan stasiun menjelang Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).
Inspeksi yang dilakukan melalui dua lintasan utama Pulau Jawa ini menegaskan peran kereta api dalam mendukung mobilitas nasional dan pemerataan aktivitas ekonomi pada puncak pergerakan akhir tahun.
Inspeksi lintas utara dilakukan dari Gambir menuju Cikampek, Cirebon, Tegal, Semarang Tawang, Cepu, Surabaya Pasar Turi, dan Surabaya Gubeng, lalu dilanjutkan ke Bangil, Jember, Kalisetail, hingga Ketapang.
Jalur ini merupakan tulang punggung mobilitas nasional yang menghubungkan pusat pertumbuhan ekonomi dan distribusi logistik antarkota besar.
Untuk lintas selatan, perjalanan dimulai dari Bandung dan melintasi Warungbandrek, Cipeundeuy, Karangpucung, Banjar, Gandrungmangun, Kroya, Purwokerto, Kutoarjo, Yogyakarta, dan Solo Balapan.
Baca juga : KAI Intensifkan Inspeksi Jalur untuk Pastikan Keandalan Layanan Nataru
Rangkaian kemudian bergerak menuju Walikukun, Madiun, Tulungagung, Blitar, Wlingi, Malang Kota Lama, Malang, Sengon, hingga Bangil dan berakhir di Surabaya Gubeng.
Kontur lintasan selatan yang menantang membuat aspek keselamatan membutuhkan perhatian ekstra.
Ketua Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) Soerjanto Tjahjono turut mengikuti inspeksi jalur dari Jakarta hingga Ketapang. Ia menegaskan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi cuaca ekstrem selama masa angkutan Nataru.
“Kami ingin memastikan bahwa rekomendasi KNKT telah dijalankan dengan baik untuk mencegah kecelakaan, terutama yang memiliki pola serupa dengan kejadian sebelumnya,” ujar Soerjanto.
Ia mengapresiasi KAI yang dinilai memiliki inisiatif tinggi dalam menjaga keselamatan. Keterlibatan langsung direksi dalam inspeksi disebutnya sebagai bentuk komitmen nyata.
“Direksi turun langsung memeriksa jalur dan memutuskan tindak lanjut di tempat. Ini praktik baik dalam memastikan sistem keselamatan berjalan,” ucapnya.
Baca juga : Penanganan Kesehatan Bencana Di Sumatera
Soerjanto menambahkan, sejumlah titik rawan, khususnya di Jawa Timur, memerlukan pengawasan intensif karena curah hujan tinggi dapat memengaruhi kestabilan rel, jembatan, dan tebing.
Temuan di lapangan menunjukkan bahwa proses pengawasan berjalan baik dan langkah mitigasi dapat dilakukan dengan cepat.
Wakil Direktur Utama KAI Dody Budiawan menegaskan bahwa masa Nataru adalah fase penting bagi KAI untuk memastikan keselamatan dan keandalan layanan.
Ia menyebut peran kereta api sangat vital dalam mendukung mobilitas masyarakat sekaligus menggerakkan perekonomian.
“Keselamatan adalah prinsip tanpa kompromi. Setiap perjalanan harus dipastikan aman. Setiap temuan di lapangan wajib ditindaklanjuti saat itu juga,” tegas Dody.
Ia menambahkan, kesiapan Nataru menjadi momentum bagi seluruh insan KAI untuk menunjukkan profesionalisme dan disiplin operasional pada periode puncak mobilitas tahunan. Dalam inspeksi tersebut, KAI memantau kondisi jalur, wesel, jembatan, sinyal, serta fasilitas stasiun.
Baca juga : Tangani Banjir dan Longsor Aceh, BNPB Kerahkan Pesawat Jangkau Daerah Terputus
Untuk meningkatkan keandalan prasarana, KAI telah memasang 84.525 meter rel baru, 189.883 meter kubik batu kricak, dan 12.084 batang bantalan sintetis pada jembatan baja.
Selain itu, ditempatkan 19 lokomotif, 17 kereta pembangkit, 3 crane, serta 2.483 petugas tambahan di titik-titik strategis.
Pusat Posko Terpadu Nataru kini beroperasi penuh untuk memantau perjalanan secara real time dan memastikan seluruh aspek operasional berjalan aman serta terkendali.
Koordinasi antara KAI, KNKT, dan DJKA Kemenhub memperkuat kesiapan prasarana serta pelayanan menghadapi lonjakan mobilitas masyarakat pada akhir tahun.
Dody menegaskan, rangkaian inspeksi ini mencerminkan komitmen kuat seluruh insan KAI dalam menjaga keselamatan perjalanan, mendukung mobilitas masyarakat, dan memperkuat pemerataan aktivitas ekonomi.
“Kami ingin memastikan masyarakat dapat bepergian dengan aman dan nyaman. KAI siap menjalankan tugas Nataru dengan penuh tanggung jawab,” tutupnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya