Dark/Light Mode

Rupiah Tertekan Sentimen Global, Parkir Di Rp 16.848

Jumat, 13 Februari 2026 09:27 WIB
Foto: Rizki Syahputra/RM
Foto: Rizki Syahputra/RM

RM.id  Rakyat Merdeka - Nilai tukar rupiah pada pembukaan perdagangan Jumat (13/2/2026) melemah 0,12 persen ke level Rp 16.848 per dolar Amerika Serikat (AS), dibandingkan penutupan sebelumnya di Rp 16.828 per dolar AS.

Mayoritas mata uang di kawasan Asia juga terpantau melemah terhadap dolar AS. Yen Jepang turun 0,32 persen, won Korea Selatan melemah 0,30 persen, ringgit Malaysia terkoreksi 0,23 persen, dolar Taiwan turun 0,22 persen, baht Thailand melemah 0,13 persen, yuan China turun 0,10 persen, serta dolar Singapura melemah 0,10 persen.

Baca juga : Rupiah Menguat Terbatas, Bergerak Di Rp 16.803 Per Dolar AS

Sementara itu, indeks dolar AS terhadap mata uang utama lainnya menguat 0,10 persen ke level 96,91. Terhadap mata uang lain, rupiah tercatat stagnan terhadap poundsterling Inggris di Rp 22.885, menguat 0,03 persen terhadap euro ke Rp 19.752, dan melemah tipis 0,01 persen terhadap dolar Australia ke Rp 11.913.

Analis pasar uang Lukman Leong menilai rupiah berpotensi bergerak konsolidatif dengan kecenderungan melemah terbatas di tengah sentimen risk off.

Baca juga : SIM Keliling Tangerang Kota Senin 9 Februari, Hadir di 2 Lokasi

“Sentimen masih berasal dari faktor eksternal dan internal. Dari sisi eksternal, pasar modal Asia dibuka negatif menyusul penurunan tajam di Wall Street,” ujar Lukman, Jumat (13/2/2026).

Dari faktor domestik, isu terkait MSCI dan potensi penurunan peringkat (rating downgrade) dinilai masih membebani pasar. Selain itu, perhatian pelaku pasar juga tertuju pada independensi Bank Indonesia serta kondisi defisit anggaran (APBN).

Baca juga : Rupiah Melemah Jelang Akhir Pekan Di Rp 16.885 Per Dolar AS

Lukman memproyeksikan nilai tukar rupiah bergerak di kisaran Rp 16.750 hingga Rp 16.900 per dolar AS sepanjang perdagangan hari ini.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.