Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Komunitas UMKM Sambut Baik Ide Gentengisasi Prabowo: Angkat Ekonomi Rakyat
Minggu, 15 Februari 2026 14:42 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Komunitas Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Jawa Barat (Jabar) menyambut positif rencana gentengisasi yang akan digulirkan Presiden Prabowo Subianto. Program ini dinilai berpotensi menggeliatkan ekonomi kerakyatan sekaligus meningkatkan kesejahteraan para pengrajin genteng di wilayah tersebut.
Pembina Komunitas UMKM Jabar Juara Sejahtera (JJS) Edy Suroso mengatakan, program gentengisasi menjadi bukti komitmen Presiden Prabowo dalam mendorong ekonomi masyarakat kecil. Ia menilai, kebijakan ini juga berpeluang mengangkat nama daerah, khususnya Tasikmalaya dan sekitarnya, sebagai sentra produksi genteng nasional.
"Program gentengisasi ini memberikan secercah harapan bagi para pengrajin genteng. Genteng adalah bentuk bisnis dari ekonomi kerakyatan dan bagi para pengrajin, hal ini tentu memberikan harapan," ujar Edy, dalam keterangan yang diterima redaksi, Minggu (15/2/2026).
Baca juga : Prabowo Gaungkan The New Indonesia
Menurutnya, kebijakan tersebut memberikan sinyal adanya kepastian penyerapan produksi bagi pengrajin genteng tanah liat lokal. Meski demikian, ia mengingatkan, pelaku UMKM untuk mempersiapkan diri karena skema yang digunakan berpotensi mengedepankan model business-to-government (B2G).
Sebagai pembina UMKM, ia berkomitmen mendampingi pelaku usaha kecil agar memiliki pemahaman bisnis yang lebih matang. Terutama terkait legalitas, kontrol kualitas, hingga manajemen perusahaan.
"Jangan sampai niat baik Pemerintah hilang dan diambil korporat besar, dan niat baik Pemerintah untuk mengangkat ekonomi kerakyatan ini lepas. Itu tentu saja kesalahan pelaku UMKM yang tidak mempersiapkan diri," ujarnya.
Baca juga : MBG Tembus 60 Juta Penerima, Prabowo: Ekonomi RI Bangkit Dari Bawah
Gagasan gentengisasi pertama kali disampaikan Prabowo dalam pidato di Rakornas Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah, di Bogor, Jawa Barat, 2 Februari lalu. Dalam kesempatan tersebut, ia mengusulkan penggantian atap seng dengan genteng agar hunian masyarakat lebih nyaman.
Prabowo juga menyebut Koperasi Desa Merah Putih dapat dilibatkan dalam proyek ini, termasuk dengan memberdayakan pengrajin genteng di masing-masing daerah.
Menanggapi hal tersebut, Ketua Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Kota Tasikmalaya Agus Rudianto menyatakan dukungan terhadap keterlibatan koperasi dalam menghimpun UMKM untuk memproduksi genteng tanah liat. Menurutnya, koperasi dapat memberikan rasa aman bagi pengrajin lokal, baik dalam proses produksi maupun kerja sama bisnis dengan pemerintah.
Baca juga : Akademisi: Sawit Berperan Penting Dalam Pemulihan Ekonomi Pascabencana
Selain itu, kehadiran koperasi dinilai dapat melindungi pelaku UMKM dari potensi dominasi korporasi besar. Namun demikian, ia menilai inisiatif ini perlu didukung regulasi yang memadai.
"Walaupun sudah ada Undang-Undang Koperasi, hendaknya koperasi diberikan barrier sehingga memungkinkan koperasi ini berbuat lebih banyak, tidak hanya scope keanggotaan tapi juga bisnis," ujar dia.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya