Dark/Light Mode

Sepanjang 2025, TJSL PLN Peduli Bantu 700 Ribu Penerima Manfaat

Rabu, 18 Februari 2026 17:12 WIB
Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol (kiri) bersama Direktur Utama PLN Nusantara Power Ruly Firmansyah (kanan), saat melakukan penanaman pohon sebanyak 1.500 bibit pohon multiguna seperti alpukat, jeruk bali, nangka madu, dan durian di Karanganyar, Jawa Tengah (13/5). (Foto: PLN)
Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol (kiri) bersama Direktur Utama PLN Nusantara Power Ruly Firmansyah (kanan), saat melakukan penanaman pohon sebanyak 1.500 bibit pohon multiguna seperti alpukat, jeruk bali, nangka madu, dan durian di Karanganyar, Jawa Tengah (13/5). (Foto: PLN)

 Sebelumnya 
Sementara di sektor lingkungan, PLN secara konsisten menjalankan program penghijauan berkelanjutan sebagai wujud komitmen Environmental, Social, and Governance (ESG) perusahaan.

Sepanjang 2025, sebanyak 53 program penghijauan telah dilaksanakan di 41 lokasi unit PLN dengan total lebih dari 145 ribu pohon berhasil ditanam guna mendukung penyerapan karbon, konservasi tanah, dan tata kelola air.

Tidak hanya itu, untuk mendukung peningkatan kesehatan dan kualitas hidup masyarakat melalui sanitasi dan air bersih, TJSL PLN membangun ratusan titik sumur bor, pipanisasi di rumah-rumah, penyediaan septic tank, toren, unit MCK dan biopori bagi 15.265 penerima manfaat yang tersebar di 18 titik lokasi di seluruh Indonesia.

Baca juga : Tebar Kebahagiaan Imlek 2026, BRI Peduli Salurkan Ribuan Paket Sembako

Selanjutnya, PLN juga terus memperkuat pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui Program Pembinaan Mitra dan UMK Naik Kelas yang dilaksanakan secara berkelanjutan melalui 26 Rumah BUMN dan 8 UMK HUB di berbagai daerah.

Hingga kini, sebanyak 9.275 UMK telah terdaftar dalam Dashboard TJSL PLN Peduli melalui laman plnpeduli.id.

Berbagai upaya peningkatan kapasitas pun telah dilakukan guna mendorong UMK naik kelas dan terus berdaya saing, mulai dari mengikutsertakan dalam kegiatan expo, pameran, peningkatan keterampilan dan pengembangan lainnya, hingga pelaksanaan sertifikasi untuk UMK.

Baca juga : Sepanjang 2025, KNKT Lakukan 40 Investigasi Kecelakaan

“UMK adalah tulang punggung perekonomian nasional. Melalui program pembinaan yang terintegrasi dan berkelanjutan, PLN ingin mendorong UMK naik kelas, meningkatkan daya saing, memperluas akses pasar, serta berkontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi daerah dan nasional,” jelas Darmawan.

PLN juga menunjukkan respons cepat dan kepedulian sosial dalam penanganan bencana di beberapa wilayah Indonesia. Bukan hanya berfokus pada pemulihan kelistrikan pascabencana, PLN juga hadir mendampingi dan menyalurkan berbagai bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak bencana banjir dan tanah longsor di Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat dan lokasi-lokasi lain.

“Pascabencana terjadi, PLN tidak hanya hadir untuk memulihkan listrik, tetapi juga untuk menghadirkan harapan. Kami memastikan bantuan kemanusiaan tersalurkan dengan cepat dan tepat sasaran, serta terus mendampingi masyarakat hingga kondisi benar-benar pulih. Ini adalah bagian dari komitmen kami untuk selalu hadir untuk negeri,” tutup Darmawan.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.