Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Prabowo Saksikan 11 MoU RI–AS Senilai 38,4 Miliar Dolar AS di Washington DC
Kamis, 19 Februari 2026 14:50 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Presiden Prabowo Subianto menghadiri sesi roundtable pada Business Summit yang digelar di Kamar Dagang Amerika Serikat (AS) di Washington DC, Rabu (18/2/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo menyampaikan bahwa perjanjian perdagangan Indonesia dan Amerika Serikat memiliki arti penting bagi dunia usaha dan investasi kedua negara.
"Hal ini memberikan sinyal yang jelas bahwa Indonesia dan Amerika Serikat memilih melanjutkan kerja sama ekonomi yang lebih dalam, akses pasar yang lebih kuat, dan kepastian yang lebih besar bagi dunia bisnis," ujar Prabowo, seperti dikutip akun Instagram resmi Sekretariat Kabinet, Kamis (19/2/2026).
Baca juga : Danantara Resmikan Proyek Hilirisasi Fase I Senilai 7 Miliar Dolar AS
Dari sisi fundamental ekonomi, Presiden menyampaikan optimisme terhadap kinerja nasional dengan angka investasi asing yang mencapai 53 miliar dolar AS pada tahun lalu.
Selain itu, pertumbuhan ekonomi Indonesia juga stabil dan terus membaik, serta diyakini Kepala Negara akan terus tumbuh pada tahun ini.
"Presiden Prabowo juga menegaskan komitmennya untuk memperbaiki tata kelola pemerintahan dan memberantas praktik ilegal yang merugikan negara sebagai bagian dari strategi memperkuat iklim investasi Indonesia," demikian keterangan Sekretariat Kabinet.
Baca juga : Menlu Sugiono Tegaskan Iuran Dewan Perdamaian 1 Miliar Dolar AS Tidak Wajib
Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo juga menyaksikan penandatanganan 11 nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) antara pelaku usaha Indonesia dan Amerika Serikat.
Kesepakatan bisnis yang diteken dalam sesi roundtable Business Summit yang diselenggarakan US-ASEAN Business Council itu memiliki nilai total 38,4 miliar dolar AS.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya