Dark/Light Mode

Sudah Salurkan 6 Juta KPR Senilai Rp 530 T

BTN Bertransformasi Menuju Beyond Mortgage

Sabtu, 11 April 2026 06:35 WIB
Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) Nixon LP Napitupulu (tengah) bersama Direktur Consumer Banking BTN Hirwandi Gafar (kiri), saat menyampaikan kinerja dan peran BTN dalam menyalurkan KPR sejak 1976 hingga April 2026 di Bandung, Jawa Barat, Kamis (9/4/2026). (Foto: Dok. BTN)
Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) Nixon LP Napitupulu (tengah) bersama Direktur Consumer Banking BTN Hirwandi Gafar (kiri), saat menyampaikan kinerja dan peran BTN dalam menyalurkan KPR sejak 1976 hingga April 2026 di Bandung, Jawa Barat, Kamis (9/4/2026). (Foto: Dok. BTN)

 Sebelumnya 
Sementara dari sisi demand, BTN menyalurkan sekitar Rp 700 miliar kepada 2.892 debitur yang dimanfaatkan untuk pembelian, pembangunan, hingga renovasi rumah. 

“Skema ini memperkuat keterhubungan antara sisi pasokan dan permintaan dalam ekosistem perumahan,” ujarnya. 

Transformasi Beyond Mortgage 

Nixon memastikan tidak hanya fokus menyalurkan KPR, BTN juga komit menjalankan transformasi bisnis, memperluas perannya melalui pendekatan beyond mortgage. 

Salah satu inisiatif utama yang dikembangkan, yakni platform digital Bale Properti. Platform yang menghadirkan layanan terintegrasi mulai dari pencarian hunian hingga proses pembiayaan secara end-to-end. 

Baca juga : Pakistan Berlakukan Pengamanan Berlapis

Melalui Bale Properti, BTN telah memfasilitasi lebih dari 521 listing properti, dengan jumlah pengajuan KPR secara online yang mencapai rata-rata 780 aplikasi per bulan. Serta menjalin kerja sama dengan 426 mitra pengembang dan agen properti. 

Platform ini memungkinkan proses pengajuan KPR dilakukan secara lebih cepat dengan waktu pemrosesan rata-rata 3 hari, sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap pembiayaan perumahan secara digital. 

Selain itu, BTN menghadirkan berbagai inovasi berbasis keberlanjutan. Salah satunya melalui program pembayaran angsuran KPR berbasis pengelolaan sampah. 

“Program ini memungkinkan nasabah untuk tetap menjaga kelancaran kewajiban pembayaran sekaligus berkontribusi terhadap pengelolaan lingkungan,” tuturnya. 

Baca juga : Biar Ada Efek Jera, Sanksi Tegas Pelaku

Tak hanya itu, BTN mengembangkan program BTN Housingpreneur sebagai bagian dari penguatan ekosistem dari sisi supply, dengan mendorong kapasitas dan kapabilitas pengembang perumahan, khususnya skala kecil dan menengah. 

“Program ini bertujuan menciptakan ekosistem perumahan yang lebih sehat, produktif, dan berkelanjutan,” tegasnya. 

Nixon menambahkan, sesuai visi perseroan sebagai Mitra Utama dalam Pemberdayaan Finansial Keluarga Indonesia, BTN senantiasa menemani perjalanan hidup nasabah dengan layanan yang lengkap, dari sejak anak dengan produk tabungan Juara. 

Yakni, fase remaja di mana BTN hadir dengan digital payment ecosystem, saat fase bekerja dilayani dengan tabungan rencana, payroll, KPR, layanan priority banking. Hingga fase ketika nasabah pensiun dengan produk kredit pensiunan, asuransi dan investasi lain. 

Baca juga : Arsenal Vs Bournemouth, Andalkan Kandang

Hirwandi menambahkan, di luar sektor perumahan, BTN juga menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebagai bagian dari dukungan terhadap penguatan ekonomi masyarakat. 

Hingga Maret 2026, penyaluran KUR BTN mencapai sekitar Rp 2,72 triliun, dengan komposisi KUR kecil sebesar Rp 2,04 triliun (75 persen) dan KUR mikro sebesar Rp 687 miliar (25 persen). 

Penyaluran KUR tersebut didominasi oleh sektor perdagangan besar dan eceran sebesar 59,22 persen, diikuti sektor akomodasi dan makanan minuman sebesar 12,36 persen, serta konstruksi sebesar 10,08 persen. 

“BTN juga mencatat peningkatan kapasitas usaha debitur melalui program KUR naik kelas sebanyak 4.719 debitur, termasuk peralihan dari KUR mikro ke KUR kecil, serta peningkatan plafon pembiayaan,” tutupnya. [DWI]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.