Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Berhasil Jinakkan Ketidakpastian Ekonomi Global
Hana Bank Cetak Laba Bersih Rp 200,78 Miliar
Jumat, 22 Mei 2026 06:30 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Di tengah ketidakpastian ekonomi global, PT Bank KEB Hana Indonesia (Hana Bank) berhasil mencatatkan kinerja positif. Bank tersebut mengantongi laba bersih Rp 200,78 miliar pada kuartal I-2026 atau melonjak 23,84 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Direktur Branch Business Hana Bank Hendri Setiawan mengatakan, pihaknya mampu membukukan pertumbuhan laba, karena didukung strategi bisnis yang penuh kehati-hatian.
“Kami melihat masih ada ruang pertumbuhan ke depannya, baik dari sisi penyaluran kredit maupun penghimpunan dana,” ujar Hendri dalam acara media gathering di Jakarta, Kamis (21/5/2026).
Seiring dengan pertumbuhan laba, kata dia, aset Hana Bank juga bertambah 5,64 persen menjadi Rp 54,60 triliun.
Baca juga : Jadi Mesin Ekonomi, SDM Pariwisata Kita Diperkuat
Selain itu, kinerja intermediasi Hana Bank tetap solid dengan penyaluran kredit meningkat 3,63 persen year on year (yoy) menjadi Rp 39,67 triliun. Sementara itu, Dana Pihak Ketiga (DPK) juga tumbuh 11,78 persen yoy menjadi Rp 30,83 triliun, terutama ditopang oleh deposito.
Hendri menilai, di tengah kondisi sekarang, harga saham kompakan turun dan investor wait and see, masyarakat melihat deposito menjadi salah satu instrumen keuangan yang lebih aman.
Selain itu, masyarakat melihat obligasi masih menjadi pilihan yang realistis untuk berinvestasi, khususnya obligasi yang diterbitkan Pemerintah.
“Bagaimana proyeksi ke depan? Kami di Hana Bank tetap optimistis (ekonomi membaik). Karena langkah yang diambil Pemerintah cukup positif,” tuturnya.
Baca juga : Penagihan Aset Ke Pengembang Mandek, Pansus Akan Beberkan Hambatan Ke Gubernur
Saat ini kualitas kredit Hana Bank terjaga dengan sehat, tercermin dari rasio Non-Performing Loan (NPL) gross dan net masing-masing 0,72 persen dan 0,27 persen, membaik daripada periode yang sama tahun sebelumnya.
Bahkan, NPL ini berada di bawah NPL gross dan NPL net perbankan secara nasional yang masing-masing sebesar 2,1 persen dan 0,8 persen.
“Kami salah satu bank, yang NPL-nya paling rendah, hanya 0,08 persen. Kami selalu tekan NPL kurang dari 1 persen, begitu juga saat Covid-19. Ini karena kami sangat managable dalam menyalurkan kredit,” bebernya.
Karena itu, kredit perusahaan juga masih tumbuh sesuai target.
Baca juga : Emery, Raja Liga Europa
“Kami sangat pemilih. Segmen korporasi masih dominan, terbesar dibanding segmen lainnya (untuk penyaluran kredit),” sambungnya.
Tak hanya itu, ketahanan Hana Bank yang kuat juga tercermin dari Capital Adequacy Ratio (CAR) yang berada di level 27,05 persen, di atas CAR perbankan secara nasional yang sebesar 25,09 persen.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya