Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Mobilitas Masyarakat Makin Meningkat
Jadi Mesin Ekonomi, SDM Pariwisata Kita Diperkuat
Jumat, 22 Mei 2026 06:30 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Pemerintah mendorong sektor pariwisata sebagai salah satu mesin pertumbuhan ekonomi nasional di tengah ketidakpastian global. Pada triwulan I-2026, ekonomi Indonesia tumbuh 5,61 persen secara tahunan (year on year/yoy), dengan sektor pariwisata menjadi salah satu penopang utama devisa negara.
Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, sepanjang 2025 jumlah kunjungan wisatawan mancanegara mencapai 15,39 juta kunjungan. Sementara perjalanan wisatawan Nusantara sebanyak 1,2 miliar perjalanan. Memasuki awal 2026, jumlah kunjungan wisatawan asing mencapai 3,44 juta dan perjalanan wisatawan Nusantara sebanyak 319 juta.
“Capaian itu menunjukkan meningkatnya mobilitas masyarakat dan kepercayaan wisatawan terhadap destinasi wisata di Indonesia. Ini juga memperkuat kontribusi pariwisata terhadap pertumbuhan ekonomi nasional,” ujar Airlangga dalam Rapat Koordinasi Nasional Pariwisata Tahun 2026 di Jakarta, Rabu (20/5/2026).
Menurutnya, sektor pariwisata ditargetkan memberikan kontribusi sebesar 5 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional guna mendukung target pertumbuhan ekonomi 8 persen. Perolehan devisa pariwisata diharapkan bisa mencapai 39,4 miliar dolar AS atau sekitar Rp 693,4 triliun (kurs Rp 17.600 per dolar AS).
“Angka itu setara dengan ekspor utama Indonesia, batu bara dan sawit. Makanya ini harus kita pacu,” imbuhnya.
Baca juga : Hana Bank Cetak Laba Bersih Rp 200,78 Miliar
Pemerintah juga mendorong transformasi sektor pariwisata menuju paradigma yang lebih berkualitas, berkelanjutan dan inklusif melalui penguatan kompetensi sumber daya manusia, peningkatan kualitas destinasi, aksesibilitas, hingga konektivitas antardaerah.
Penguatan sumber daya manusia dilakukan melalui peningkatan kapasitas, pelatihan, sertifikasi, pendidikan vokasi, serta program link and match dengan kebutuhan industri.
“Pemerintah juga memperkuat ekosistem destinasi wisata melalui peningkatan standar keselamatan dan perluasan akses transportasi,” ujar Airlangga.
Selain itu, Pemerintah memperluas kebijakan Bebas Visa Kunjungan bagi negara-negara dengan pasar wisatawan potensial seperti Jepang, Korea Selatan, Australia, India, Selandia Baru, Kazakhstan, Belarus dan Makau.
“Pemerintah menargetkan peningkatan kunjungan permanent resident di Singapura menuju kawasan Batam, Bintan dan Karimun sebagai salah satu pintu utama wisata regional,” ucap Airlangga.
Baca juga : Penagihan Aset Ke Pengembang Mandek, Pansus Akan Beberkan Hambatan Ke Gubernur
Untuk memperkuat iklim investasi sektor pariwisata, Pemerintah menetapkan 11 Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata dan menambah 37 bandara internasional baru. Ini dilakukan untuk meningkatkan konektivitas wisatawan domestik maupun mancanegara.
Airlangga menilai, kawasan ASEAN memiliki potensi besar dalam mendukung pertumbuhan sektor pariwisata Indonesia. Terutama melihat keberhasilan Thailand dan Malaysia menarik lebih dari 35 juta wisatawan asing.
Dengan kolaborasi seluruh pihak, akan meningkatkan standar keamanan destinasi wisata, memperkuat konektivitas dan aktivitas destinasi wisata, integrasi perencanaan dari tujuan pariwisata, promosi dan branding dari destinasi pariwisata dan terkait dengan pelatihan dan sertifikasi.
Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Putri Wardhana menambahkan, Pemerintah berupaya mewujudkan ekosistem pariwisata yang tangguh dan berkelanjutan.
“Kita harus mewujudkan transformasi ekosistem pariwisata yang resilient dan tumbuh berkelanjutan agar memberikan dampak nyata bagi masyarakat di seluruh Indonesia,” katanya.
Baca juga : Emery, Raja Liga Europa
Menurut Widiyanti, Rakornas Pariwisata 2026 membahas berbagai isu penting terkait transformasi sektor pariwisata. Termasuk pengembangan pariwisata berkelanjutan, sinkronisasi regulasi akomodasi dan Online Travel Agent (OTA), hingga penyusunan aturan turunan Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Nasional. NOV
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 10, edisi Jumat, 22 Mei 2026 dengan judul "Mobilitas Masyarakat Makin Meningkat Jadi Mesin Ekonomi, SDM Pariwisata Kita Diperkuat"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya