Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
BPJS Ketenagakerjaan & Telkomsel Lindungi Pekerja Informal Lewat Jamsostek Poin
Jumat, 22 Mei 2026 10:58 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan menggandeng Telkomsel untuk memperluas cakupan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi pekerja informal lewat paket benefit Jamsostek Poin.
Kolaborasi tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang berlangsung di Plaza BPJamsostek, Jakarta, Kamis (21/5/2026).
Kerja sama ini menghadirkan inovasi layanan yang memudahkan calon peserta maupun peserta sektor Bukan Penerima Upah (BPU) atau pekerja informal untuk mendaftar dan memperoleh perlindungan BPJS Ketenagakerjaan melalui ekosistem digital Telkomsel.
PKS ditandatangani oleh Deputi Bidang Kepesertaan Program Khusus dan Keagenan BPJS Ketenagakerjaan Faizal Rachman, bersama Vice President Industrial and Resources Account Management Telkomsel Nyoman Adiyasa.
Penandatanganan turut disaksikan Direktur Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan Agung Nugroho dan Direktur Sales Telkomsel Stanislaus Susatyo.
Baca juga : Genjot Produktivitas, BPJS Ketenagakerjaan Perkuat Budaya K3 & Kesehatan Pekerja
Melalui kolaborasi ini, pekerja informal seperti ojek online, kurir, hingga pelaku usaha mikro diharapkan semakin mudah mengakses perlindungan sosial ketenagakerjaan.
Salah satu inovasi utama dalam kerja sama tersebut adalah paket benefit Jamsostek Poin yang mengintegrasikan layanan konektivitas digital dengan manfaat perlindungan BPJS Ketenagakerjaan.
Pelanggan cukup mengakses aplikasi MyTelkomsel untuk memilih paket Jamsostek Poin dan langsung memperoleh paket data sekaligus akses perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan dalam satu layanan terintegrasi.
Distribusi layanan Jamsostek Poin juga akan diperkuat melalui berbagai kanal digital Telkomsel, termasuk aplikasi MyTelkomsel, WhatsApp, dan SMS.
Langkah ini diharapkan mampu memperluas jangkauan layanan sekaligus memudahkan masyarakat memahami proses pendaftaran hingga pemanfaatan layanan.
Baca juga : BPJS Ketenagakerjaan Bagikan 580 Paket Sembako Di Jakarta Barat
Direktur Sales Telkomsel Stanislaus Susatyo mengaku ingin menghadirkan solusi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat, khususnya pekerja informal.
Menurutnya, melalui inovasi seperti Jamsostek Poin dan pemanfaatan ekosistem digital, Telkomsel berupaya menyederhanakan akses terhadap perlindungan ketenagakerjaan.
"Mulai dari pendaftaran hingga pembayaran, agar dapat dilakukan dengan lebih praktis dalam satu layanan," kata Stanislaus dalam keterangannya, Jumat (22/5/2026).
Sementara itu, Direktur Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan Agung Nugroho menyebut kerja sama ini menjadi bagian dari strategi memperluas cakupan kepesertaan pekerja informal melalui pemanfaatan teknologi digital dan kolaborasi dengan mitra strategis.
Agung menilai, saat ini masih banyak peserta BPU yang belum terdaftar menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan.
Baca juga : BPJS Ketenagakerjaan Jamin Pendidikan Anak Korban Kecelakaan KRL
"Melalui kerja sama dalam paket benefit Jamsostek Poin dengan Telkomsel Enterprise ini kami ingin menghadirkan kemudahan akses pendaftaran agar semakin banyak pekerja mendapatkan perlindungan kerja secara masif dan berkelanjutan," kata Agung.
Menurut Agung, kolaborasi tersebut juga sejalan dengan pilar 3C BPJS Ketenagakerjaan, yakni Coverage, Care, dan Credibility.
Melalui kerja sama ini, BPJS Ketenagakerjaan berupaya memperluas cakupan kepesertaan pekerja informal, menghadirkan kemudahan layanan, serta memastikan pengelolaan layanan dan data peserta dilakukan secara profesional dan terpercaya.
Ke depan, BPJS Ketenagakerjaan dan Telkomsel Enterprise akan terus mengeksplorasi peluang kolaborasi lain guna memperluas universal coverage jaminan sosial ketenagakerjaan bagi seluruh pekerja.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya