Dark/Light Mode

BPJS Ketenagakerjaan Gandeng 200 Kader Dasawisma Pulo Gebang

Sabtu, 23 Mei 2026 12:04 WIB
BPJS Ketenagakerjaan Cabang Buaran menggandeng 200 kader Dasawisma di Pulo Gebang. (Foto: Dok. BPJS Ketenagakerjaan)
BPJS Ketenagakerjaan Cabang Buaran menggandeng 200 kader Dasawisma di Pulo Gebang. (Foto: Dok. BPJS Ketenagakerjaan)

RM.id  Rakyat Merdeka - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Cabang Buaran menggandeng 200 kader Dasawisma di Pulo Gebang.

Tujuannya untuk menjadi ujung tombak edukasi jaminan sosial ketenagakerjaan di lingkungan warga.

Adapun, kegiatan ini berlangsung di Aula Lantai 3 Kelurahan Pulo Gebang, Jakarta Timur, Jumat (23/5/2026).

Kegiatan tersebut dinilai strategis karena Dasawisma merupakan garda terdepan dalam penyebaran informasi dan pendampingan masyarakat di lingkungan keluarga.

Melalui para kader ini, edukasi terkait perlindungan pekerja diharapkan dapat menjangkau masyarakat hingga tingkat rumah tangga.

Hadir dalam kegiatan tersebut Deputi Kepesertaan Program Khusus dan Keagenan BPJS Ketenagakerjaan Faizal Rachman, Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Buaran Muhammad Ramdhoni, serta Lurah Pulo Gebang Imran.

Baca juga : Kemnaker Bersama BPJS Ketenagakerjaan Perkuat Budaya K3

Dalam sambutannya, Faizal menegaskan, perlindungan pekerja menjadi bagian penting dari upaya negara menjaga kesejahteraan masyarakat dan mencegah munculnya kemiskinan baru akibat risiko kerja.

Menurut Faisal, risiko pekerjaan tidak pernah diketahui kapan datangnya.

"Karena itu pekerja membutuhkan perlindungan. Negara hadir melalui BPJS Ketenagakerjaan untuk memastikan masyarakat pekerja terlindungi dari risiko sosial ekonomi akibat kecelakaan kerja maupun meninggal dunia," kata Faizal dalam keterangannya, Sabtu (23/5/2026).

Faizal menilai, peran PJ Dasawisma sangat strategis karena bersentuhan langsung dengan masyarakat di tingkat lingkungan.

Ia berharap para kader dapat menjadi perpanjangan tangan dalam menyampaikan pentingnya kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan kepada warga sekitar.

Faizal juga memaparkan inovasi layanan terbaru hasil kolaborasi BPJS Ketenagakerjaan dengan Telkomsel melalui paket 'Jamsostek Poin, Melalui inovasi tersebut, masyarakat kini dapat membeli paket data internet sekaligus memperoleh perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan dalam satu layanan terintegrasi melalui aplikasi MyTelkomsel.

Baca juga : BPJS Ketenagakerjaan & Telkomsel Lindungi Pekerja Informal Lewat Jamsostek Poin

"Ckup membeli paket data, masyarakat bisa langsung mendapatkan perlindungan BPJS Ketenagakerjaan selama 30 hari. Mulai Rp37 ribu sudah mendapatkan kuota internet 7 GB sekaligus perlindungan jaminan sosial," ujar Faizal. 

Sementara itu, Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Buaran Muhammad Ramdhoni menegaskan, seluruh pekerja tanpa memandang profesi memiliki hak yang sama untuk memperoleh perlindungan negara melalui BPJS Ketenagakerjaan.

"Ketika pencari nafkah mengalami kecelakaan atau meninggal dunia, siapa yang akan menjamin keluarganya? Di sinilah negara hadir melalui BPJS Ketenagakerjaan," ujar Ramdhoni.

Ia menjelaskan, peserta program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) mendapatkan pelayanan pengobatan hingga sembuh tanpa batas biaya sesuai indikasi medis.

Sementara pada program Jaminan Kematian (JKM), ahli waris peserta berhak menerima santunan sebesar Rp42 juta dan beasiswa pendidikan bagi dua orang anak hingga perguruan tinggi.

Selain itu, ada manfaat Jaminan Hari Tua (JHT) dan Jaminan Pensiun (JP) sebagai perlindungan keberlanjutan ekonomi pekerja di masa depan.

Baca juga : Temui Petani & Cek Gudang Bulog, Kader Gerindra Kawal Program Ketahanan Pangan

Ramdhoni menambahkan, kegiatan sosialisasi tersebut juga sejalan dengan inisiasi Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan melalui strategi pilar 3C yakni Coverage, Care, dan Credibility dalam memperluas perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan di Indonesia.

"Melalui kerja sama ini kami ingin memperluas coverage atau cakupan kepesertaan pekerja informal melalui ekosistem digital yang dekat dengan masyarakat," kata Ramdhoni.

Melalui penguatan peran Dasawisma, BPJS Ketenagakerjaan berharap literasi jaminan sosial semakin meluas hingga tingkat keluarga sehingga semakin banyak pekerja sektor informal yang terlindungi dan terhindar dari risiko kemiskinan akibat kecelakaan kerja maupun kematian Lurah Pulo Gebang Imran mengapresiasi langkah BPJS Ketenagakerjaan yang aktif membangun kesadaran masyarakat melalui pendekatan komunitas lingkungan.

Menurutnya, model edukasi berbasis Dasawisma dapat menjadi contoh bagi wilayah lain dalam memperluas perlindungan pekerja.

"Semakin banyak warga yang sadar pentingnya perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan, maka semakin banyak pula keluarga yang terlindungi dari risiko sosial ekonomi," pungkas Ramdhoni.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.