Dark/Light Mode

Pembiayaan SME BSI Tumbuh Double Digit Capai Rp 25,69 Triliun di April 2026

Rabu, 17 Juni 2026 19:01 WIB
Foto: Dok. BSI
Foto: Dok. BSI

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk atau BSI mencatatkan pertumbuhan double digit pembiayaan segmen SME (kecil dan menengah) 13,67 persen secara year on year (yoy) atau sebesar Rp 25,69 triliun pada April 2026.

Direktur Retail Banking BSI Kemas Erwan Husainy mengatakan, berbagai sektor masih tumbuh terutama sektor-sektor yang mendukung aktivitas sehari-hari masyarakat.

Meliputi, pertanian dan perkebunan, perdagangan besar dan eceran, jasa pendidikan dan lainnya.

Baca juga : Kinerja Solid, Aset Kantor Cabang BSI Dubai Tumbuh 80 Persen Per April 2026

“Kami siap mendorong segmen kecil dan menengah sejalan dengan komitmen BSI berkontribusi untuk perekonomian nasional, terutama sektor-sektor pro kerakyatan yang memperluas lapangan kerja,” katanya dalam keterangan resmi, Rabu (17/6/2026).

Kemas mengatakan, kelas usaha kecil dan menengah ini menjadi salah satu yang dibidik karena potensi mereka sangat besar jika dibina dan diberikan akses pembiayaan yang tepat.

Di tengah kondisi yang dinamis saar ini, ditegaskan Kemas, BSI tetap optimistis segmen UMKM masih mampu tumbuh solid.

Baca juga : Pembangunan Sekolah Rakyat di 93 Lokasi Capai 70%, Ditarget Rampung 20 Juni 2026

“Tentu juga harus diiringi dengan ekspansi pembiayaan yang masif dan solid, serta menjaga prinsip kehati-hatian sehingga penyaluran pembiayaan tepat sasaran dan sustain. Mampu bertahan dengan usaha yang sudah mapan,” ujarnya.

Alhasil, kualitas pembiayaan (non performing financing) BSI terjaga pada posisi 1,80 persen membaik pada posisi sebelumnya 1,88 persen.

Kemas menambahkan Terus mengakselerasi transformasi digital untuk segmen usaha SME guna meningkatkan kapasitas usaha dan transparansi akuntabilitas pencatatan keuangan usaha.

Baca juga : MUF Salurkan Pembiayaan Rp 5,93 Triliun Pada Kuartal I 2026

“Salah satunya kami menyiapkan cash management system terintegrasi BEWIZE by BSI yang memudahkan mobilitas pengelolaan usaha mereka", ujarnya.

Saat ini, BSI juga memperkuat UMKM naik kelas melalui berbagai langkah strategis mulai dari pendampingan usaha, pelatihan, business matching, hingga penyediaan layanan BSI UMKM Center, serta juga pendampingan sertifikasi halal bagi UMKM binaan.

“Upaya ini bertujuan untuk mendorong UMKM naik kelas dan meningkatkan daya saing di pasar domestik maupun global,” pungkasnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.