Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Gandeng KAJI, Jababeka Gelar Sakura Matsuri 2026 Wujudkan Kota Wisata Industri
Jumat, 10 Juli 2026 18:30 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Jababeka bersama KAJI kembali menghadirkan Sakura Matsuri 2026, festival multibudaya tahunan yang menjadi simbol eratnya hubungan Indonesia dan Jepang sekaligus wujud nyata komitmen Jababeka dalam membangun Kota Wisata Industri yang mengintegrasikan industri, pendidikan, pariwisata, dan kebudayaan.
Festival ini akan diselenggarakan di Hollywood Junction, Kota Jababeka, pada 25-26 Juli 2026 menghadirkan beragam pengalaman budaya yang dapat dinikmati masyarakat dari berbagai kalangan.
Direktur PT Graha Buana Cikarang Ivonne Anggraini mengatakan, bahwa keberagaman budaya merupakan salah satu indikator penting kemajuan sebuah kota.
Ivonne menambahkan, kota yang berdaya saing global tidak hanya dibangun melalui pertumbuhan ekonomi dan investasi, tetapi juga melalui masyarakat yang terbuka terhadap keberagaman serta memiliki ruang untuk saling berkolaborasi.
"Sebagai kota mandiri yang menjadi rumah bagi lebih dari 2.000 perusahaan nasional dan multinasional dari berbagai negara, Kota Jababeka telah berkembang menjadi kawasan multikultural yang mempertemukan berbagai bangsa, budaya, dan talenta dalam satu ekosistem yang harmonis," ujar Ivonne dalam keterangannya, Jumat (10/7/2026).
Ia menambahkan, kehadiran komunitas internasional, termasuk komunitas Jepang yang menjadi salah satu yang terbesar di Jababeka, tidak hanya memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi dan industri, tetapi juga memperkaya kehidupan sosial dan budaya masyarakat.
Baca juga : Andi Gani Puji Langkah Cepat Pemerintah Turunkan Harga Gas Industri
"Sakura Matsuri menjadi representasi semangat tersebut sekaligus wujud komitmen kami dalam membangun kota yang unggul sebagai pusat industri sekaligus pusat pengembangan sumber daya manusia berdaya saing global," ujar Ivonne.
Sebagai bagian dari implementasi visi Kota Wisata Industri, Jababeka terus menghadirkan berbagai program yang mengintegrasikan sektor industri, pendidikan, pariwisata, dan kebudayaan.
Salah satu implementasi tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan Sakura Matsuri 2026 yang setiap tahunnya menjadi agenda budaya paling dinantikan masyarakat.
Selama bertahun-tahun penyelenggaraannya, Sakura Matsuri telah menjadi festival budaya yang selalu dinantikan dengan kehadiran puluhan ribu pengunjung setiap tahunnya.
Festival ini menghadirkan masyarakat umum, komunitas pecinta budaya Jepang, pelajar, mahasiswa, keluarga, kalangan profesional, hingga ekspatriat dalam satu ruang interaksi yang memperkuat hubungan masyarakat, dunia usaha, dan komunitas internasional.
Ivonne menambahkan, Sakura Matsuri 2026 akan menyuguhkan pengalaman festival yang lebih lengkap melalui perpaduan budaya, hiburan, edukasi, dan kolaborasi.
Baca juga : Tugure Gelar Padel Tournament 2026, Satukan Pelaku Industri Asuransi
Pengunjung dapat menikmati pertunjukan seni dan budaya Jepang, kompetisi cosplay, bazar kuliner khas Indonesia dan Jepang, area komunitas, serta berbagai aktivitas interaktif.
Salah satu agenda unggulannya adalah kompetisi Miss Sakura, pemenangnya akan mendapatkan kesempatan berkunjung ke Jepang selama satu minggu untuk merasakan pengalaman budaya secara langsung.
Chairman KAJI Fuad A Kadir mengatakan, bahwa penyelenggaraan tahun ini dirancang untuk memberikan pengalaman yang lebih lengkap sekaligus memberikan nilai tambah bagi masyarakat.
“Tahun ini kami menghadirkan rangkaian program yang lebih beragam, mulai dari pertunjukan budaya, cosplay competition, bazaar kuliner, hingga penampilan spesial dari JKT48 dan guest perfomer dari Jepang" ujar Fuad.
Tak hanya menikmati pertunjukan dan kuliner, pengunjung juga dapat mengunjungi JICC (Japan Indonesia Culture Corner) sebagai ruang pertukaran budaya Indonesia dan Jepang.
Fuad menambahkan, di pertunjukan ini masyarakat dari kedua negara dapat saling mengenal tradisi, seni, dan budaya masing-masing.
Baca juga : Gandeng FIP UNJ, Harpi Melati Bekasi Gelar Pelatihan Filosofi Pengantin Betawi
Keseruan festival juga semakin lengkap dengan beragam kompetisi yang dapat diikuti, seperti lomba mewarnai, fashion show anak-anak, hingga lomba Shuuji (kaligrafi Jepang).
Lebih dari sekadar festival budaya, Sakura Matsuri 2026 juga menjadi wujud komitmen Jababeka dalam mendukung pengembangan generasi muda. Menjelang penyelenggaraan festival, Jababeka menghadirkan berbagai workshop dan talkshow yang membahas budaya, pendidikan, peluang karier, serta berbagai informasi seputar Indonesia dan Jepang.
Melalui program ini, peserta diharapkan dapat memperluas wawasan, membangun jejaring, serta meningkatkan kompetensi yang dibutuhkan untuk menghadapi persaingan di era global.
Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Bekasi Mien Aminah mengapresiasi konsistensi Jababeka dalam menghadirkan festival budaya yang memberikan dampak positif bagi sektor pariwisata, ekonomi kreatif, dan promosi daerah.
Menurutnya Sakura Matsuri telah berkembang menjadi salah satu event unggulan yang mampu menarik puluhan ribu pengunjung setiap tahunnya.
"Kehadiran festival ini memberikan multiplier effect bagi sektor pariwisata, kuliner, transportasi, hingga UMKM. Kami mengapresiasi komitmen Jababeka yang terus menghadirkan ruang kolaborasi budaya sekaligus memperkuat citra kawasan sebagai destinasi wisata berbasis industri yang unik di Indonesia," ujarnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya