Dark/Light Mode

Menteri PPPA Apresiasi PNM Mekaar Berdayakan Perempuan Lewat Ekonomi Sirkular

Senin, 20 Juli 2026 21:36 WIB
Foto: PNM.
Foto: PNM.

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Fauzi bersama Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti mengapresiasi pemberdayaan perempuan yang dijalankan PT Permodalan Nasional Madani (PNM) melalui program PNM Mekaar.

Program tersebut dinilai berhasil mendorong lahirnya usaha ekonomi sirkular yang tidak hanya meningkatkan kesejahteraan keluarga, tetapi juga memberikan manfaat bagi lingkungan.

Apresiasi tersebut disampaikan saat keduanya mengunjungi salah satu nasabah binaan PNM Mekaar di Bandung, Jumat (17/7/2026).

Kunjungan itu menjadi kesempatan untuk melihat secara langsung bagaimana perempuan prasejahtera mampu mengembangkan usaha yang berdampak pada peningkatan ekonomi keluarga sekaligus pelestarian lingkungan.

Dalam kunjungan tersebut, Menteri PPPA dan Kepala BPS meninjau usaha milik Ema, nasabah PNM Mekaar yang berhasil membangun model bisnis berbasis ekonomi sirkular.

Baca juga : Komunitas Harum Asri Bogor Gencarkan Bank Sampah, Jadi Motor Ekonomi Sirkular

Berawal dari pemanfaatan sampah organik dan anorganik, Ema mengembangkan ekosistem usaha yang saling terintegrasi, mulai dari budidaya maggot sebagai pengolah limbah hingga pemanfaatannya sebagai pakan lele dan ayam.

Menteri PPPA Arifah Fauzi menilai, inovasi tersebut menjadi bukti bahwa perempuan memiliki peran besar sebagai agen perubahan di keluarga maupun masyarakat.

"Ibu-ibu bisa mencontoh usaha seperti Ibu Ema ini, karena memanfaatkan sampah di lingkungan sekitar, mulai dari organik dan anorganik, kemudian mengolahnya menjadi sebuah ekosistem. Ini merupakan salah satu upaya untuk menyelamatkan lingkungan kita sekaligus memberikan nilai ekonomi bagi keluarga," ujar Arifah.

Menurutnya, kisah Ema menunjukkan bahwa pemberdayaan perempuan tidak hanya mampu meningkatkan pendapatan keluarga, tetapi juga melahirkan inovasi yang memberikan dampak sosial dan lingkungan secara bersamaan.

Senada, Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti menilai usaha yang dijalankan Ema merupakan contoh pemberdayaan ekonomi yang memiliki rantai nilai lengkap dari hulu hingga hilir.

Baca juga : Integrasi Zakat-Pajak Perkuat Pemberdayaan Ekonomi Umat

"Ini merupakan contoh usaha yang luar biasa, yang merupakan usaha dari hulu sampai hilir, dari mulai maggot sampai lele dan ayam," katanya.

Amalia berharap, semakin banyak praktik baik serupa berkembang di berbagai daerah sebagai cerminan ketangguhan perempuan Indonesia dalam membangun ekonomi keluarga sekaligus mendukung pembangunan berkelanjutan.

Keberhasilan Ema sebagai nasabah PNM Mekaar tidak terlepas dari proses pendampingan yang dilakukan PNM.

Selain memperoleh akses pembiayaan, para nasabah secara rutin mengikuti Pertemuan Kelompok Mingguan (PKM), pelatihan usaha, serta penguatan kapasitas untuk mengembangkan usahanya secara mandiri.

Direktur Utama PNM Kindaris mengatakan, keberhasilan para nasabah lahir dari semangat belajar yang terus dibangun melalui pendampingan berkelanjutan.

Baca juga : Pertamina Patra Niaga Edukasi Siswa Kawasan Pesisir Medan Lewat Program SEKAR

"Semoga ibu-ibu bisa lebih rajin mengikuti pertemuan kelompok dan seluruh pendampingan dari PNM, supaya usahanya makin besar," harapnya.

Apresiasi dari Menteri PPPA dan Kepala BPS tersebut menjadi penguat bahwa pemberdayaan perempuan membutuhkan ekosistem yang mampu membuka akses pembiayaan, meningkatkan kapasitas, sekaligus menumbuhkan kepercayaan diri perempuan untuk terus berkembang.

Melalui PNM Mekaar, jutaan perempuan prasejahtera didorong agar mampu membangun usaha yang lebih mandiri, berdaya saing, serta memberikan dampak positif bagi keluarga, masyarakat, dan lingkungan.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.