Dark/Light Mode

Dukung Kehadiran Molinas, Pembiayaan BSI OTO Tembus Double Digit

Jumat, 14 Agustus 2026 19:07 WIB
Direktur Retail Banking BSI Kemas Erwan Husainy (tengah) di booth Bank Syariah Indonesia dalam acara Peluncuran Motor Listrik Nasional, Kamis (13/8/2026). (Foto: Dok. BSI)
Direktur Retail Banking BSI Kemas Erwan Husainy (tengah) di booth Bank Syariah Indonesia dalam acara Peluncuran Motor Listrik Nasional, Kamis (13/8/2026). (Foto: Dok. BSI)

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk atau BSI menyambut baik upaya Pemerintah melalui kontribusi aktif dalam mendorong penguatan industri otomotif nasional.

Salah satunya dengan menyediakan pembiayaan kendaraan yang sesuai prinsip syariah, termasuk kendaraan ramah lingkungan.

Hal tersebut pasca Presiden Prabowo Subianto meresmikan Motor Listrik Nasional (Molinas) sebagai bagian dari upaya memperkuat pembangunan industri kendaraan listrik nasional Kamis (13/8/2026).

Direktur Retail Banking BSI Kemas Erwan Husainy mengatakan, pengembangan Molinas juga menjadi langkah strategis dalam mendorong terbentuknya ekosistem kendaraan listrik yang terintegrasi di Indonesia.

Komitmen tersebut tercermin dari pertumbuhan BSI OTO yang terus menunjukkan kinerja positif. Hingga Juni 2026, outstanding pembiayaan BSI OTO mencapai sekitar Rp 6,7 triliun, meningkat 12,40 persen secara tahunan (year on year/yoy), dengan kualitas pembiayaan yang tetap terjaga.

Baca juga : Pembiayaan BSI OTO Tumbuh 12,40 Persen Tembus Rp 6,70 Triliun Per Juni 2026

“Pertumbuhan ini menunjukkan bahwa minat masyarakat terhadap pembiayaan kendaraan berbasis syariah masih kuat di tengah kondisi ekonomi yang dinamis,” ujarnya dalam keterangan resmi, Jumat (14/8/2026).

Kemas menegaskan, pertumbuhan pembiayaan BSI OTO menunjukkan bahwa kebutuhan masyarakat terhadap kendaraan tetap kuat, namun semakin disertai pertimbangan yang matang dalam memilih skema pembiayaan.

BSI berkomitmen menghadirkan solusi pembiayaan kendaraan yang sesuai prinsip syariah, memberikan kepastian dalam pengelolaan keuangan.

“Sekaligus mendukung perkembangan industri otomotif nasional dan transisi menuju kendaraan yang lebih ramah lingkungan,” katanya.

Pertumbuhan tersebut juga didukung oleh penguatan transformasi digital BSI. Melalui Byond by BSI, layanan digital semakin lengkap dan dapat mengakomodasi kebutuhan nasabah, termasuk akses pengajuan pembiayaan kendaraan.

Baca juga : Perluas Kepesertaan, BPJS Ketenagakerjaan Grha BPJamsostek Gandeng BSI

Menurut Kemas, digitalisasi ini memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk memperoleh layanan pembiayaan secara lebih praktis, sekaligus memperkuat pengalaman nasabah dalam mengakses berbagai solusi finansial BSI.

“Selain kebutuhan mobilitas, pertumbuhan pembiayaan kendaraan turut ditopang oleh sejumlah faktor.Antara lain, kebijakan Pemerintah yang mendorong percepatan adopsi Electric Vehicle (EV), meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap kendaraan ramah lingkungan, serta semakin beragamnya pilihan kendaraan di pasar," ujarnya.

Dari sisi BSI, pertumbuhan tersebut juga didukung berbagai program pembiayaan yang kompetitif dan sesuai kebutuhan nasabah.

“Termasuk skema angsuran tetap hingga lunas yang memberikan kepastian cicilan selama masa pembiayaan sehingga nasabah dapat mengatur arus kas bulanan secara lebih nyaman dan terencana,” ujar Kemas.

BSI juga terus memperluas kolaborasi dengan dealer dan mitra strategis untuk memberikan kemudahan akses pembiayaan kendaraan bagi masyarakat. Kolaborasi tersebut diwujudkan melalui berbagai program, termasuk kegiatan literasi dan gathering di sejumlah kota besar.

Baca juga : DSN-MUI Terbitkan Fatwa Bulion Berbasis Syariah, BSI Kian Perkuat Bisnis Emas

“Langkah ini menjadi bagian dari upaya BSI memperluas pemahaman masyarakat mengenai pembiayaan kendaraan berbasis syariah sekaligus memperkuat ekosistem pembiayaan otomotif nasional," kata Kemas.

Dengan fundamental bisnis yang kuat, pertumbuhan pembiayaan yang positif, serta dukungan ekosistem pembiayaan yang semakin luas, BSI optimistis pembiayaan kendaraan akan terus menjadi salah satu motor pertumbuhan pembiayaan konsumer perseroan sepanjang 2026.

“BSI akan terus memperkuat inovasi produk, digitalisasi layanan, dan kolaborasi dengan berbagai mitra untuk mendukung kebutuhan mobilitas masyarakat, sekaligus berkontribusi terhadap pertumbuhan dan penguatan industri otomotif nasional,” tuturnya.

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menyebut pengembangan dan penggunaan motor listrik merupakan salah satu langkah dalam mendorong transisi menuju energi terbarukan sekaligus menekan pengeluaran masyarakat untuk penggunaan BBM konvensional.

“Setidaknya terdapat sekitar 20.000 unit motor listrik buatan dalam negeri yang menjadi bagian dari momentum ini,” ucapnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.