Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Polda Banten: Terpal-Galon Aqua Bukan Milik Kapal Jurnalis Hilang
- Menhub: 114 Korban Kapal Virgo Transport 8 Ditemukan, 108 Selamat 6 Meninggal
- Guru Besar Trisakti Puji Blusukan Gibran Soal Dampak Karhutla
- Man City Menang di Derby Manchester Meski 10 Pemain
- Aktivis Apresiasi Wapres Gibran Lihat Langsung Dampak Karhutla ke Orangutan
Suahasil: APBN Harus Bisa Tumbuhkan dan Stabilkan Ekonomi Indonesia
Senin, 14 September 2026 16:11 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Menteri Keuangan RI yang baru dilantik, Suahasil Nazara, menegaskan komitmennya menjaga kesehatan dan kredibilitas keuangan negara, sesuai arahan khusus dari Presiden Prabowo Subianto.
Menurut Suahasil, APBN mestinya tidak hanya sehat dan kredibel, tetapi juga mampu menumbuhkan serta menstabilkan perekonomian Indonesia.
Baca juga : Suahasil: Tak Ada Komunikasi Dengan Purbaya Sebelum Pelantikan
"Jadi, APBN sebagai bagian dari keuangan negara harus bisa menjalankan program-program prioritas pemerintah. Karena itu, APBN-nya harus sehat. Selain itu, APBN juga harus kredibel. APBN harus dapat dipercaya," beber Suahasil - yang sebelumnya menjabat Wakil Menteri Keuangan -, menjawab pertanyaan wartawan di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (14/9/2026).
Peraih gelar PhD bidang Ekonomi dari University of Illinois at Urbana-Champaign, Amerika Serikat (AS) ini memastikan, Kementerian Keuangan yang selama ini sudah bekerja dengan sangat-sangat keras akan melanjutkan upaya menjaga keuangan negara.
Baca juga : Prabowo Lantik Suahasil Nazara Jadi Menkeu, Gantikan Purbaya
"Kementerian Keuangan sebagai kementerian yang sangat besar, dengan 77.000 pegawai, akan bekerja keras memastikan APBN bisa menumbuhkan dan menstabilkan ekonomi Indonesia," imbuhnya.
Suahasil juga mengatakan, defisit APBN akan dipertahankan di bawah angka 3 persen. Sesuai batas yang ditetapkan dalam UU Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara.
Baca juga : Subsidi Makin Berat, Tapi APBN Terkendali
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya