Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- 3 Debutan Tunggal Putra Indonesia Siap Tampil di Asian Games 2026
- Gempa Darat M2,7 Guncang Bandung, Kedalaman 4 Km
- Jadi Player of the Match, Teja Dedikasikan Kemenangan Persib Buat Bobotoh
- Dilarang Ikut Tes Pirelli, Quartararo Sempat Ogah Bantu Yamaha
- Barcelona-Atletico Menang Telak, Puncak Klasemen Makin Ketat
RM.id Rakyat Merdeka - Nilai tukar rupiah pada Kamis (17/9/2026) pagi dibuka melemah 0,38 persen atau 67 poin ke level Rp 17.763 per dolar Amerika Serikat (AS), dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya di level Rp 17.696 per dolar AS.
Pergerakan mata uang di kawasan Asia mayoritas melemah terhadap dolar AS. Ringgit Malaysia melemah 0,56 persen, won Korea Selatan turun 0,42 persen, dolar Taiwan melemah 0,26 persen, baht Thailand turun 0,14 persen, dan yuan China melemah 0,04 persen.
Baca juga : Rupiah Tertekan Ke Rp 17.735, Investor Waspadai Keputusan The Fed
Sementara itu, yen Jepang menguat 0,06 persen, dolar Singapura naik 0,03 persen, dan dolar Hong Kong menguat 0,001 persen terhadap dolar AS.
Indeks dolar AS terhadap sejumlah mata uang utama menguat 0,10 persen ke level 100,07.
Baca juga : Rupiah Dibuka Naik Ke Level Rp 17.667
Di pasar non-dolar AS, rupiah menguat 0,12 persen terhadap poundsterling Inggris ke level Rp 23.666, menguat 0,27 persen terhadap dolar Australia ke level Rp 12.551, dan stagnan terhadap euro di level Rp 19.804.
Analis pasar uang Lukman Leong mengatakan, rupiah diperkirakan masih melemah terhadap dolar AS setelah The Fed menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin (bps).
Baca juga : Rupiah Dibuka Melemah Ke Rp 17.612, Pasar Deg-degan Tunggu The Fed
“Pernyataan hawkish dari Ketua The Fed Warsh juga mendorong lonjakan indeks dolar AS serta meningkatkan ekspektasi kenaikan suku bunga lebih lanjut pada akhir tahun,” jelas Lukman, Kamis (17/9/2026).
Ia memproyeksikan rupiah bergerak dalam rentang Rp 17.650 hingga Rp 17.800 per dolar AS sepanjang perdagangan hari ini.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya