Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Financial & Regional Economic Forum 2026 Usung Isu Pembiayaan & Investasi
Selasa, 6 Oktober 2026 18:00 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Pemerintah daerah (pemda) didorong tidak hanya berperan sebagai pelaksana anggaran, tetapi juga menjadi penggerak ekonomi yang mampu menarik investasi, memperkuat dunia usaha, dan memastikan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) menghasilkan aktivitas ekonomi.
Hal tersebut menjadi salah satu isu yang akan dibahas dalam Financial & Regional Economic Forum 2026 yang digelar The Iconomics Media. Forum tahunan ini mengusung tema “Mengkatalisasi Ekonomi Daerah: Pembiayaan, Investasi, dan Kolaborasi untuk Pertumbuhan”.
Daerah, baik tingkat provinsi maupun kabupaten/kota, memiliki hubungan erat dengan pemerintah pusat. Keduanya merupakan satu kesatuan dalam ekosistem yang menentukan perekonomian daerah dan nasional.
Pemerintah pusat menetapkan arah besar, seperti pertumbuhan ekonomi, pengendalian inflasi, investasi, ketahanan pangan, energi, pembangunan infrastruktur, dan pemerataan.
Sementara itu, pemerintah daerah menerjemahkannya melalui APBD, kebijakan investasi, pelayanan publik, dan pembangunan ekonomi lokal.
Baca juga : Gelar AEDF, PEMA Dorong Hilirisasi Untuk Percepat Transformasi Ekonomi Aceh
Di tengah tantangan ekonomi domestik dan global, pemda dinilai perlu menjalankan peran lebih dari sekadar pengelola anggaran.
Pemda harus mampu menjaga daya beli, menarik investasi, memperkuat dunia usaha, serta memastikan APBD dapat menghasilkan aktivitas ekonomi.
Ekonomi daerah tidak hanya membutuhkan anggaran, tetapi juga pembiayaan. Karena itu, pertanyaan yang penting bukan lagi seberapa besar APBD, melainkan seberapa efektif APBD mampu mengungkit pembiayaan dan investasi dari sektor jasa keuangan.
Sejumlah pembicara dijadwalkan hadir dalam forum tersebut, antara lain Menteri Koperasi Ferry Juliantono, Ketua Umum Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) Bursah Zarnubi, dan Ketua Umum Asosiasi Bank Pembangunan Daerah (Asbanda) Agus H. Widodo.
Selain itu, hadir pula Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Friderica Widyasari Dewi dan Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Anggito Abimanyu.
Baca juga : Gebyar Lelang Serentak Nusantara BRI 2026 Hadir di Seluruh Indonesia
“Kami memandang pentingnya mendorong daerah secara bersama-sama, termasuk dengan mendorong semakin gencarnya perusahaan daerah dan perbankan dalam meningkatkan perekonomian daerah. Oleh karena itu melalui Financial & Regional Economic Forum 2026 dan Award 2026 yang akan digelar pada 15 Oktober 2026 ini sebagai platform bertemunya stakeholder daerah dan sektor keuangan,” kata Founder & CEO The Iconomics, Bram S. Putro.
Dalam forum tersebut, dunia usaha dinilai membutuhkan akses terhadap sumber pendanaan yang sesuai dengan karakteristik bisnisnya.
Pemerintah daerah juga membutuhkan dukungan pembiayaan untuk pengembangan infrastruktur dan ekosistem ekonomi.
Sementara sektor produktif membutuhkan investasi untuk meningkatkan kapasitas, melakukan hilirisasi, dan masuk ke rantai pasok yang lebih luas.
Dalam konteks tersebut, sektor jasa keuangan memiliki posisi strategis sebagai katalisator ekonomi daerah.
Baca juga : Pemerintah Target Ratifikasi IEU-CEPA Tuntas Tahun 2026
Perbankan, Bank Perekonomian Daerah, perusahaan pembiayaan, pasar modal, industri asuransi, fintech, serta sektor jasa keuangan syariah tidak hanya berfungsi sebagai penyedia dana, tetapi juga sebagai penghubung antara sumber dana dan kebutuhan ekonomi produktif.
Peran tersebut semakin penting ketika pemerintah mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi, pemerataan pembangunan, penguatan ekonomi daerah, dan peningkatan daya saing nasional.
Daerah perlu memiliki kemampuan mengubah potensi lokal menjadi proyek ekonomi yang bankable, menarik investasi, memperkuat UMKM, meningkatkan produktivitas, dan menciptakan lapangan kerja.
Oleh karena itu, diperlukan ekosistem kolaboratif yang mempertemukan pemerintah pusat, pemerintah daerah, regulator, industri jasa keuangan, investor, BUMD, dunia usaha, dan pelaku UMKM.
Forum tersebut akan ditutup dengan serangkaian penghargaan, yakni Indonesia Best Financial Awards 2026, 50 Most Innovative CEO Awards 2026, Indonesia Most Innovative CFO Awards 2026, dan Indonesia Customer Satisfaction Champions Awards 2026.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya