Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Anti Virus Corona Ditemukan
Menperin Targetkan PMI Industri Naik Lagi
Kamis, 18 Juni 2020 21:35 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan, industri manufaktur akan menjadi tulang punggung pertumbuhan ekonomi ke depan.
Agus optimistis kinerja ekspor sektor manufaktur dapat menopang pertumbuhan ekonomi nasional. Bahkan, kata Agus, manufaktur menyumbang hampir 80 persen neraca ekspor.
Baca juga : Ini Jurus Kemenperin Bantu UKM Yang Terdampak Covid-19
Agus mencatat ada beberapa komoditas yang mencatatkan perbaikan ekspor selama Januari-Mei 2020 seperti baja, perhiasan, dan alas kaki. Selain tiga sektor tersebut, Agus mengaku juga akan mendorong kinerja ekspor beberapa sektor manufaktur lainnya.
Adapun sektor yang dimaksud adalah industri otomotif, makanan dan minuman, dan tekstil. Menurutnya, ketiga sektor tersebut akan kembali menggeliat dengan dimulainya Protokol Masyarakat Aman dan Produktif dalam rangka mendukung aktivitas kebiasaan baru (new normal).
Baca juga : Menperin Dongkrak Produksi Industri Olahan Karet Alam
Ia bahkan berani menargetkan, PMI manufaktur Indonesia akan kembali meroket jika vaksin sudah ditemukan. "Saya berani menjamin, dalam waktu tiga bulan setelah vaksin corona ditemukan, PMI manufaktur Indonesia dapat kembali ke angka 51,9 seperti pada Februari 2020. Karena, sebelum Covid-19 menyerang, industri manufaktur lagi menggeliat," tegasnya dalam acara RMInsight bertajuk "Menghidupkan Lagi Industri di Era Pandemi" yang disiarkan secara streaming melalui kanal Facebook dan YouTube Rakyat Merdeka, Kamis (18/6).
Namun, lanjut Agus, untuk mencapai itu sense of crisis atau kepekaan terhadap krisis perlu dimiliki semua pihak baik pemerintah maupun masyarakat. Saat ini, ancaman krisis di sektor ekonomi tersebut nyata dan sudah di depan mata.
Baca juga : Kemenperin Beri Insentif Ke Industri Manufaktur
Apalagi jika nanti second wave Covid-19 datang bisa semakin memperburuk perekonomian Indonesia. "Betul-betul harus punya sense of crisis agar tidak terjadi second wave. Saya minta masyarakat ciptakan suasana optimistis, market dibantu dengan menciptakan psikologi confident, bahwa kondisi ekonomi walau berat kita tangani dan lalui masa sulit ini secara baik," ujarnya. [KPJ]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya