Dark/Light Mode

Usia Masuk Setengah Abad

Lindungi Mitra Binaan, Jamkrindo Dukung PEN

Jumat, 3 Juli 2020 09:53 WIB
Penyerahan Rekor MURI Kepada PT Jamkrindo pada puncak perayaan HUT Ke 50
Penyerahan Rekor MURI Kepada PT Jamkrindo pada puncak perayaan HUT Ke 50

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Jaminan Kredit Indonesia atau Jamkrindo (Persero) mendapat kepercayaan dari pemerintah untuk terlibat dalam program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). Direktur Utama Jamkrindo Randi Anto mengaku antusias dengan amanah program PEN.

Dalam hal ini sebagai lembaga penjamin kredit, Jamkrindo siap mendukung pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).

“Kami sangat antusias atas kepercayaan yang diberikan pemerintah untuk terlibat dalam pemulihan ekonomi, khususnya sebagai Lembaga Penjamin Kredit. Kami akan mendukung pelaku UMKM dalam menjalankan bisnisnya,” papar Randi dalam acara HUT ke 50 Jamkrindo yang digelar secara virtual, kemarin.

Sebagai perusahaan penjamin kredit terbesar, Jamkrindo berkomitmen menyukseskan program yang dirancang ini untuk melindungi, mempertahankan, dan meningkatkan kemampuan ekonomi para para pelaku UMKM.

Selain melakukan penjaminan kredit bagi UMKM, Jamkrindo juga aktif melakukan pemberdayaan dan pendampingan bagi UMKM.

“Kami yakin, program ini baik bagi perekonomian dan penyerapan tenaga kerja, serta memberikan prospek bagi pengembangan bisnis Jamkrindo ke depan,” ujar Randi Anto.

Baca juga : China Ancam Hukum Inggris

Jamkrindo selama ini telah membina dan mendampingi ribuan mitra binaan UMKM seperti misalnya kelompok Petani Mete di Larantuka, dan kelompok Asosiasi Homestay Ciletuh, Kabupaten Sukabumi.

Dia menegaskan, memasuki usia 50 tahun pada 1 Juli 2020 Jamkrindo berkomitmen meningkatkan dukungan bagi para pelaku UMKM dan koperasi.

Terutama bagi pelaku usaha yang ingin mengembangkan inovasi usahanya untuk beradaptasi dengan pandemi.

“Sejalan dengan perkembangan perekonomian saat ini, kami juga melakukan restrukturisasi pinjaman kemitraan bagi mitra yang terdampak pandemi covid-19, ” ujar Randi.

Sementara itu, dalam perayaan HUT ke 50 yang digelar secara virtual. Langkah ini dilakukan untuk mencegah penyebaran Covid-19.

"Kami memaknai perayaan 50 tahun PT Jamkrindo sesuai dengan tagline logo 50 tahun Jamkrindo, Terus Berkontribusi bagi Negeri," katanya.

Baca juga : Masifkan Pertanian Ramah Lingkungan, Petani Di Bantul Kembangkan APH

Format virtual berjalan dengan beberapa rangkaian acara di antaranya launching buku 50 tahun Jamkrindo, pemberian bantuan berkelanjutan bagi masyarakat terdampak Covid-19 yang meliputi bantuan pendidikan, kesehatan dan sosial, serta rangkaian penyerahan 2 Sertifikat dari Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI).

Bantuan berkelanjutan yang diberikan Jamkrindo antara lain bantuan untuk tenaga medis senilai Rp 75 juta, bantuan beasiswa kepada anak tenaga medis RS Sulianti Soeroso senilai Rp 200 juta, Baznas senilai Rp 150 juta, dan Bantuan sarana ibadah kepada 5 tempat ibadah di Wilayah Indonesia Timur senilai Rp 150 juta.

Tidak hanya itu Jamkrindo juga memberikan 3 ambulance di Surabaya dan Purwakarta, bantuan sarana dan prasarana Pendidikan di SMAN 7 Kupang Rp 160 juta, serta bantuan lainnya yang sudah diberikan termasuk pelatihan UMKM, dan beasiswa Pendidikan.

Selain bantuan tersebut, terdapat juga bantuan yang bersumber dari direksi dan komisaris Jamkrindo dan anak usaha PT Jamkrindo Syariah (Jamsyar).

“Bantuan ini adalah bantuan berkelanjutan dari Program Jamkrindo Peduli,” ujar Randi.

Pada situasi pandemi, Jamkrindo berhasil mengumpulkan bantuan dari internal karyawan. Program bertema Jamkrindo Peduli ini berasal dari potongan gaji, THR, dan uang apresiasi segenap insan Jamkrindo, baik karyawan, direksi, maupun komisaris Jamkrindo Incorporated yang dilakukan secara sukarela.

Baca juga : Indonesia Pasok Kebutuhan Pangan Ajang Olahraga Dunia

"Donasi seluruh insan Jamkrindo untuk masyarakat terdampak Covid-19 itu mencapai Rp 4,012 miliar," katanya.

Selain menginisiasi penggalangan dana internal, Jamkrindo juga menyalurkan bantuan senilai Rp 2,5 miliar yang bersumber dari PKBL.

“Semoga bantuan ini dapat membantu meringankan beban masyarakat yang terdampak Covid-19,” ujar Randi.

Di momen HUT, Jamkrindo mendapatkan dua rekor MURI sekaligus, yang diserahkan oleh pendiri MURI, Jaya Suprana.

Pertama, rekor perusahaan dengan Proses Perubahan Badan Hukum Tercepat. Kedua, Rekor Dengan Pergantian Badan Hukum Terbanyak. Pada Tahun 2020 ini, Jamkrindo juga berhasil menapaki tonggak sejarah baru.

Perum Jamkrindo bertransformasi sebanyak dua kali, dari Perum Jamkrindo ke PT Jamkrindo (Persero), hingga kini menjadi PT Jamkrindo yang menandai masuknya perusahaan ke dalam entitas Holding Asuransi dan Penjaminan dengan PT Bahana Pembinaan Usaha Indonesia (Persero) atau BPUI yang diharapkan akan semakin memperbesar benefit Jamkrindo bagi Indonesia. [JAR]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.