Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- STY Nilai Persija Sudah 80 Persen Jelang Super League 2026/2027
- Beckham Putra Siap Bawa Persib Lolos ke ACL Two
- Runner Up, Timnas Putri U-16 Punya Masa Depan Cerah
- Atasi Karhutla Riau, Prabowo Minta Bangun 306 Sumur Bor Di Dekat Hotspot
- Calon Bos OJK Sarjito Beberkan Tantangan Bursa Mineral RI Agar Dipercaya Dunia
Ekspor Benih Lobster Jalan Terus
Di-bully dan Mukanya Digambar Telanjang, Menteri Edhy Cuek
Selasa, 7 Juli 2020 07:20 WIB
Sebelumnya
Edhy menuturkan, ada beberapa alasan keran ekspor benih lobster melalui Peraturan Menteri KKP Nomor 12 Tahun 2020 kembali dibuka.
Pertama, banyak nelayan Indonesia yang hidupnya bergantung pada budidaya ini. KKP mencatat, total pekerja yang terlibat dalam pembibitan benih lobster mencapai 10 juta orang. Kedua, dari sisi ekosistem, 1 ekor lobster memiliki potensi untuk bertelur sebanyak 1 juta butir.
Baca juga : Ekspor Benih Lobster Bantu Ekonomi Nelayan Di Masa Darurat Covid-19
Dari penelitian Universitas Tasmania dan KKP, apabila benih ini dibiarkan besar di laut, jumlah lobster yang bertahan sampai usia dewasa hanya tersisa 0,02 persen dari total telur yang ada.
Edhy menyebut, angka itu setara dengan perbandingan 20 ribu banding satu ekor lobster. Sementara, bila benih lobster dibudidayakan oleh nelayan, potensi jumlah bayi yang bertahan hingga dewasa diperkirakan akan lebih banyak.
Baca juga : Ekspor Tanaman Krisan ke Jepang Tetap Moncer
“Kalau dibudidayakan, bisa 30 persen hidup. Malah, sampai 70-80 persen,” tuturnya.
Menurut perkiraan KKP, saat ini ada 26 miliar potensi lobster yang berada di perairan Indonesia. Dari angka itu, dua jenis lobster yang populer untuk diekspor, yakni lobster mutiara dan pasir totalnya mencapai 10 miliar ekor.
Baca juga : Kisah Wayan Jualan Telur Dibantu BRI Di Tengah Corona
Seandainya 10 persen saja dari total 10 miliar ekor lobster dibudidayakan, potensi perkembangbiakannya bisa mencapai 100 kali lipat dari jumlah sebelumnya. “Kemudian dari sisi devisa, kami pastikan pungutan untuk per ekor tidak boleh di bawah Rp 5.000,” ucapnya.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya