Dewan Pers

Dark/Light Mode

Pariwisata Mulai Bangkit

Top, Banyuwangi Jadi Tuan Rumah Liga Selancar Dunia

Selasa, 4 Agustus 2020 21:48 WIB
Menko Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan
Menko Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan

RM.id  Rakyat Merdeka - Banyuwangi, yang akan segera menjadi tuan rumah Liga Selancar Dunia (World Surf League/WSL) tahun 2021 mendatang.  

"Banyuwangi segera bersiap menjadi tuan rumah Liga Selancar Dunia (WSL) tahun 2021 mendatang, dengan membangun infrastruktur penunjang, seperti pembangunan dua Menara Juri untuk kebutuhan kompetisi terbaik ketiga di dunia setelah ajang balap Moto GP ini," kata Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan dalam akun Instagram pribadinya @luhut.pandjaitan di Jakarta, Selasa (4/08).

Luhut pun menceritakan pengalamannya ketika berkunjung ke Banyuwangi beberapa waktu lalu. 

Berita Terkait : MotoGP, Marquez Masih Berpeluang Jadi Juara Dunia

Menurutnya, ia tidak hanya melihat kolaborasi dan kekompakan antara pemerintah dan warganya, tetapi juga melihat betapa indahnya panorama alam Banyuwangi.

"Potensi destinasi wisata Kabupaten Banyuwangi ada di Taman Nasional Alas Purwo yang begitu berpotensi jadi quality tourism (pariwisata berkualitas)," katanya.

Ada pula hamparan pantai lengkap dengan ombak terbaiknya, yaitu Pantai Plengkung yang memiliki ketinggian ombak mencapai 6-8 meter dan panjang 2 kilometer sehingga menjadi tujuan wajib para peselancar dari seluruh dunia.

Berita Terkait : Pulihkan Ekonomi, Banyuwangi Jadi Pionir Laporan Berkelanjutan GRI

Ombak Pantai Plengkung bahkan menempati posisi kedua setelah Hawaii untuk kategori tujuh ombak terbaik di dunia. Pantai yang dikenal dengan sebutan G-Land itulah yang nantinya akan jadi lokasi Liga Selancar Dunia pada 2021 mendatang.

Sebagai Wakil Ketua Komite Pemulihan Ekonomi Nasional, Luhut mengaku punya tugas untuk mengintegrasikan seluruh potensi pariwisata demi kemajuan sektor pariwisata Indonesia.

Hal itu sesuai dengan arahan Presiden Jokowi untuk menggeliatkan kembali sektor ekonomi yang tengah lesu di tengah pandemi.

Berita Terkait : Stafsus Presiden Angkie Yudistia Yakin Indonesia Sukses Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20

Luhut berharap upaya pencegahan Covid-19 yang maksimal akan memberikan rasa percaya kepada para investor dan wisatawan yang akan datang ke Banyuwangi.

Menko Luhut pun tak henti mengajak seluruh masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan, seperti cuci tangan, jaga jarak, dan memakai masker, sehingga kolaborasi antara masyarakat yang tertib dan pemerintah yang mengayomi bisa mewujudkan pemulihan ekonomi yang terintegrasi seluruhnya.

"Penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional harus diintegrasikan, karena keduanya saling berkaitan. Bila penanganan tidak bagus, maka ekonomi pun tidak bisa pulih dengan baik," terang Luhut. [KPJ]