Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Platform layanan, konsultasi, dan solusi bisnis, TCS iON ikut meramaikan aktivitas belajar mengajar secara virtual.
Country Head TCS, Bhavin Zaveri mengaku telah melakukan identifikasi adanya kebutuhan yang mendesak akan akses teknologi pada sektor pendidikan di Indonesia.
Dari identifikasi ini, perusahaan meluncurkan layanan pembelajaran berupa ruang virtual yang bernama TCS iON Digital Glass Room. Layanan ini menggiring para pelajar serta pendidik untuk bisa memanfaatkan disrupsi teknologi.
"Kondisi telah memaksa adanya perubahan cara belajar mengajar. Kami berusaha agar pendidikan melalui pembelajaran online bisa dilakukan tanpa terputus selama pandemi," melalui keterangan persnya, kemarin.
Baca juga : Perankan Peri Hutan, Tanayu Dapat Pelajaran Spiritual
Dia bilang, layanannya bisa digunakan oleh guru, siswa hingga mahasiswa dengan dosennya. Mereka dapat terus memanfaatkan teknologi digital untuk memfasilitasi lingkungan belajar dan mengajar virtual.
"Sehingga mereka tetap bisa melanjutkan kurikulum, baik saat pandemi maupun di kemudian hari," cetus Bhavin.
TCS iON Digital Glass Room pun memungkinkan para guru, dosen, siswa dan mahasiswa untuk terhubung pada lingkungan virtual yang aman, di mana sekolah atau universitas dapat dengan cepat beralih dari ruang kelas fisik ke ruang kelas digital.
Guru atau dosen dapat terhubung dengan siswa/mahasiswa secara langsung dengan membagikan mata pelajaran sekolah atau kuliah, video, lembar kerja siswa/mahasiswa, tugas dan penilaian, sambil menggunakan metode interaktif seperti pemungutan suara, debat, kuis, survei, dan lainnya.
Baca juga : Samsung Luncurkan Dua Seri Galaxy Terbaru
Melalui platform ini, guru dan dosen dapat memanfaatkan format yang mudah digunakan untuk pengumpulan data pendidik dan peserta didik di setiap ruang kelas, dan untuk mendapatkan informasi tentang perkembangan pembelajaran serta perilaku peserta didik melalui analitik.
TCS iON Digital Glass Room juga telah terintegrasi dengan dua platform konferensi pihak ketiga. Kemampuan platform konferensi ini dapat diakses melalui platform TCS iON.
Ia menjelaskan, pengguna dapat mengunjungi laman https://www.tcsion.com/Glassroom, kemudian daftarkan sekolah/universitas dengan memilih pilihan "Daftarkan Sekolah Anda" atau "Daftarkan Universitas Anda".
Lalu, ajukan permintaan dan pengguna akan menerima email pada akun terdaftar yang akan menjelaskan informasi tambahan terkait kebutuhan untuk mempersiapkan TCS iON Digital Glass Room.
Baca juga : Hore, Juventus Kunci Gelar Liga Italia
Dia menyebut, jalur digital ini juga bermanfaat untuk membantu menyiapkan para mahasiswa yang telah selesai untuk mencari jenis pekerjaan yang baru muncul di lapangan kerja setelah Covid-19.
TCSiON merupakan aplikasi untuk memudahkan berbagai tugas dan pelaporan suatu masalah dari perangkat seluler.
TCS iON dapat diakses pada semua versi OS Android 4.0. Beberapa fitur bawaan yang disediakan, memungkinkan pengguna melihat data khusus untuk lokasi. Tak hanya itu, aplikasi ini juga dibekali sistem untuk memverifikasi hak akses yang ditentukan untuk pengguna, lalu mencegah data dilihat oleh pengguna dari lokasi lain. Aplikasi ini pun menyimpan kredensial login.
“TCS iON awalnya membidik kebutuhan industri manufaktur lalu meluas pada aktivitas pendidikan dan solusi manajemen sumber daya manusia,” tutup Bhavin. [JAR]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya