Dark/Light Mode

Buntut Implementasi PMK No 146 Tahun 2017

Industri Rokok Rawan Gulung Tikar, Angka Pengangguran Naik

Minggu, 3 Maret 2019 07:26 WIB
Ketua Pansus RUU Pertembakauan DPR Firman Soebagyo. (Foto : Istimewa)
Ketua Pansus RUU Pertembakauan DPR Firman Soebagyo. (Foto : Istimewa)

 Sebelumnya 
Firman mengatakan, jumlah pabrik IHT setiap tahun mengalami penurunan sangat drastis. Data jumlah pabrik rokok tiap tahun berkurang alias pabrik gulung tikar. Tahun 2006, jumlah pabrik sebanyak 4.669. Saat ini, jumlah pabrik sebanyak 728.

Lebih jauh, dia menilai, penggabungan volume produksi antara Sigaret Kretek Mesin (SKM) dan Sigaret Kretek Tangan (SKT) akan meningkatkan jumlah pengangguran.

Baca juga : Jokowi Nyatakan Tidak Akan Ambil Cuti Total

“Seperti diketahui SKT itu mempekerjakan banyak karyawan. Jadi kalau volume produksi digabung dengan SKM, maka bakal banyak produsen rokok yang mengurangi jumlah karyawan sebagai langkah efisiensi. Hal ini jelas merugikan,” kata dia.

Menurutnya, angka pengangguran bisa semakin banyak. Karena industri SKT kalah saing dan harus menekan ongkos produksi.

Baca juga : AP II Gelar Vendor Appreciation Night 2019

Dia memproyeksikan bisa tembus ratusan ribu orang kehilangan pekerjaan seketika, jika kebijakan penggabungan ini diterapkan. "Kami keberatan dengan hal ini, masyarakat banyak harus dipikirkan juga,” jelasnya.

Firman melanjutkan, basis dan konstituennya berasal dari daerah penghasil tembakau. Beberapa di antarnya telah menggantungkan hidup menjadi buruh dan pekerja pada produsen kretek tangan.

Baca juga : Gerai UMKM Dikelola Profesional

“Contohnya perusahaan Sukun yang memiliki tenaga kerja mencapai 10.000 orang, kini tinggal 4.500 orang saja. Padahal perusahaan tersebut milik pribumi yang harus dibantu,” tuturnya. [JAR]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.