Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
PSBB Diperketat, Angkutan Kargo Naik Di Tengah Covid-19
Selasa, 29 September 2020 21:55 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memperketat protokol kesehatan di seluruh moda transportasi. Termasuk di sektor laut.
Direktur Jenderal Perhubungan Laut Kemenhub, R Agus H Purnomo mengatakan, hal ini dilakukan agar pelabuhan tidak menjadi klaster baru penularan Covid-19.
"Jumlah penumpang dan angkutan kargo kapal sejak awal pandemi turun drastis. Walaupun saat ini sudah mulai ada kenaikan angkutan terutama kargo dibanding penumpang," katanya dalam webinar Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan bertajuk Strategi Adaptasi dan Pemulihan Transportasi Laut, Sungai, Danau dan Penyeberangan Pasca Pandemi Covid-19, Selasa (29/9).
Baca juga : Penjelasan Pakar Intelijen Mengenai Akurasi Tes dan Keikutsertaan BIN Tangani Covid-19
Agus mengungkapkan, sektor transportasi laut turun drastis. Banyak kapal tidak beroperasi karena minimnya penumpang.
Namun, kondisi berbeda terjadi dengan angkutan kargo atau barang. Walaupun turun tapi masih ada kapal yang beroperasi untuk mengirimkan berbagai bahan kebutuhan pokok.
"Kemenhub selama ini terus melakukan edukasi dan sosialisasi protokol kesehatan angkutan laut, baik itu untuk angkutan penumpang dan kargo. Tentu kita tidak mau pelabuhan menjadi klaster baru sehingga edukasi protokol kesehatan terus dilakukan," jelasnya.
Baca juga : Petani Organik Jeneponto Jaga Ketahanan Pangan Di Tengah Pandemi
Sementara itu, kata Agus, angkutan penumpang kapal Pelni untuk jarak jauh sudah mengalami kenaikan dari sebelumnya. Sayangnya belum maksimal.
"Hal ini dikarenakan adanya pembatasan kegiatan pelabuhan dalam pencegahan Covid-19 di zona tertentu, termasuk di lima pelabuhan utama," jelasnya.
Kepala Balitbanghub, Umiyatun Hayati Triastuti mengaku pihaknya bersama Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya terus meneliti mencari solusi sistem logitstik nasional yang aman dan selamat di tengah pandemi Covid-19.
Baca juga : Perketat Jam Malam Di Kampung-kampung
"ITS telah meneliti bagaimana meminimalisir risiko untuk mencegah penyebaran Covid-19 di Laut, Sungai, Danau dan Penyeberangan," ujarnya.
Menurutnya, di negara kepulauan seperti Indonesia peran angkutan laut, sungai dan penyeberangan cukup vital. Sistem logistik nasional paling banyak dilakukan melalui moda transportasi ini.
Untuk itu, penerapan protokol kesehatan di pelabuhan juga harus ditingkatkan agar keamanan dan kenyamanan terus terjaga. [KPJ]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya