Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Mendorong Ekonomi Nasional Di Masa Pandemi
Pemerintah Benahi Sektor Hunian Layak Buat Rakyat
Jumat, 16 Oktober 2020 06:14 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Pemerintah meyakini sektor perumahan dapat mendorong pemulihan ekonomi nasional di masa pandemi.
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengatakan, pemerintah menyakini, kontribusi sektor perumahan terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) dalam beberapa tahun ke depan bisa naik signifikan.
Baca juga : Di Tengah Situasi Pandemi, Penderita Hipertensi Harus Rajin Monitor Tekanan Darah
Sri mengatakan, saat ini pengeluaran rumah tangga dari sektor perumahan mampu mendorong peningkatan PDB sebesar 0,6 hingga 1,4 persen.
“Sektor ini juga bisa menyerap tenaga kerja sebanyak 4,23 juta orang,” ujar Sri dalam pembukaan Property Fiesta Virtual Expo 2020 di Jakarta, kemarin.
Baca juga : Bingung Nolak Undangan Di Tengah Situasi Pandemi? Begini Etikanya…
Menurut dia, sesuai dengan target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN), sektor perumahan akan ditingkatkan kontribusinya terhadap PDB dari 2,9 persen menjadi 4 persen.
Untuk merealisasikan target tersebut, pemerintah sedang berupaya membenahi berbagai permasalahan dalam sektor perumahan di Indonesia.
Baca juga : Percepat Pemulihan Ekonomi Nasional, Kementan Dorong Agroeduwisata
Berdasarkan data dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), backlog atau kekurangan perumahan mencapai lebih dari 7,6 juta unit pada awal 2020.
Sebagian besar merupakan kebutuhan dari Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). “Pemerintah menyadari tinggal di rumah sehat itu merupakan suatu kebutuhan dan hak penting bagi masyarakat. Karenanya, kita berupaya menekan angka backlog ini,” jelas Sri.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya