Dark/Light Mode

Lelang Calon Operator Pelabuhan Patimban, Cuma Satu Konsorsium Yang Lolos

Selasa, 20 Oktober 2020 20:00 WIB
Pelabuhan Patimban, Subang, Jawa Barat. (Foto: Istimewa)
Pelabuhan Patimban, Subang, Jawa Barat. (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Konsorsium 4 perusahaan yang terdiri dari PT CT Corp Infrastruktur Indonesia, PT Indika Logistic & Support Services, PT U Connectivity Services, dan PT Terminal Petikemas Surabaya menjadi satu-satunya yang lolos tahap prakualifikasi lelang operator Pelabuhan Patimban, Subang, Jawa Barat. Juru Bicara Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Adita Irawati mengatakan, calon operator yang lolos tahap prakualifikasi proyek Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) Pelabuhan Patimban dilaksanakan dengan pendampingan bersama Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP).

"Hasil evaluasi dari panitia pengadaan telah disampaikan kepada Dirjen Perhubungan Laut selaku Penanggung Jawab Proyek Kerjasama (PJPK) untuk diproses lebih lanjut," ujar Adita, dalam keterangan resminya, Selasa (20/10).

Baca juga : Dituding Hedon, Waka KPK: Silakan Lihat Rumah Kontrakan Saya

Adita menuturkan, lelang dibuka pada 30 September 2020. Saat itu, diharapkan banyak perusahaan dan konsorsium yang mendaftar. Pada akhir masa pendaftaran pada 14 Oktober 2020, ada 10 perusahaan yang ikut serta mengambil dokumen lelang. Namun, yang memasukkan dokumen lelang hanya lima peserta yang terdiri dari tiga perusahaan konsorsium, dan dua perusahaan tunggal.

Lima peserta tersebut kemudian dinilai berdasarkan sejumlah kriteria yang telah ditetapkan. Antara lain kemampuan finansial, minimal aset bersih (net asset), kepemilikan izin badan usaha pelabuhan, serta pengalaman pengelolaan proyek terminal peti kemas dengan kapasitas minimum yang telah ditentukan. "Dari hasil seleksi yang telah dilaksanakan dengan ketat, hanya satu perusahaan konsorsium yang memenuhi semua kriteria yang ditetapkan," tuturnya.

Baca juga : Kita Masih Jago Lho...

Adita menegaskan, walau hanya satu perusahaan yang lolos prakualifikasi, pemerintah optimis akan mendapatkan calon operator yang mampu mengelola salah satu pelabuhan terbesar di Indonesia ini. "Kriteria telah dibuat sangat ketat, sehingga yang dapat memenuhi kriteria adalah perusahaan yang memiliki kemampuan yang baik," katanya.

Setelah diumumkan yang lolos seleksi prakualifikasi, tahapan berikutnya adalah proposal Request for Proposal (RFP) hingga akhir November. Adita berharap, pada akhir Desember 2020, sudah didapat pemenang lelang.

Baca juga : Jalan Akses Pelabuhan Patimban Ditargetkan Tuntas Akhir Oktober

Hasil prakualifikasi tersebut juga telah sesuai dengan Peraturan Lembaga LKPP Nomor 29/2018. Dalam peraturan itu disebutkan bahwa pengadaan badan usaha melalui skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha, proses lelang tetap bisa dilanjutkan meskipun hanya didapatkan satu yang lolos pra kualifikasi. Pengumuman hasil evaluasi akan disampaikan melalui surat kepada masing-masing peserta. Pengumuman juga dimuat di situs resmi Kementerian Perhubungan pada Selasa, 20 Oktober 2020. [KPJ]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.