Dark/Light Mode

Survei Ipsos : ShopeePay Ungguli 48 Persen Persaingan E-Wallet

Rabu, 4 November 2020 16:19 WIB
Country Service Line Leader Customer Experience, Channel Performance, and Observer Ipsos in Indonesia Andi Sukma (kiri) dan Associate Project Director Ipsos in Indonesia Indah Tanip  dalam Ipsos in Indonesia Virtual Media Conference, Rabu (4/11).
Country Service Line Leader Customer Experience, Channel Performance, and Observer Ipsos in Indonesia Andi Sukma (kiri) dan Associate Project Director Ipsos in Indonesia Indah Tanip dalam Ipsos in Indonesia Virtual Media Conference, Rabu (4/11).

 Sebelumnya 
"Sejak 2 tahun lalu, Ipsos sudah melihat adanya tren penggunaan aplikasi e-wallet atau dompet digital di Indonesia. mbuhnya dalam diskusi Kepuasan, Loayitas dan Persepsi Pengguna Dompet Digital di Indonesia secara virtual di Jakarta, Rabu (4/11).

Menurutnya, hal ini selaras dengan Ipsos Marketing Summit bertajuk Indonesia Next Cashless Society yang diadakan pada Januari 2020. Terlebih lagi, hal ini diperkuat oleh hasil temuan Ipsos untuk Asia Tenggara pada September lalu, bahwa selama pandemi Covid-19 ini, ada peningkatan 44 persen masyarakat Indonesia lebih sering menggunakan pembayaran non-tunai/cashless payment.

Berdasarkan hal tersebut, Ipsos in Indonesia berinisiatif untuk mengadakan survei lebih lanjut, untuk mengetahui merek dompet digital apa yang memiliki kepuasan, loyalitas, dan persepsi pengguna yang paling unggul. "Langkah ini menunjukkan Ipsos in Indonesia memiliki intensi yang cukup tinggi terhadap perkembangan industri dompet digital di Indonesia, perubahan perilaku konsumen dari pembayaran tunai ke non-tunai, serta consumer preference dalam memilih merek dompet digital,” ujarnya.

Baca juga : Miris, Masa Hanya 32 Persen Responden Jalani 3M Sepaket

Associate Project Director Ipsos in Indonesia Indah Tanip kembali merinci. Selain memiliki penetrasi yang tinggi, ShopeePay memiliki paling banyak pengguna setia sebanyak 28 persen, bersaing dengan Ovo 27 persen.

Para pengguna dompet digital memilih ShopeePay sebagai merek dompet digital yang paling sering mereka gunakan di Indonesia 34 persen. "Dengan penetrasi yang tinggi, ShopeePay memiliki lebih banyak jumlah transaksi yaitu sebesar 29 persen dari pada Ovo 27 persen dan GoPay 22 persen," jelasnya.

Sementara dari sisi kepuasan pengguna terhadap merek dompet digital ShopeePay paling tinggi 82 persen dibandingkan merek lain. ShopeePay dinilai sebagai merek dompet digital yang paling memberikan kemudahaan baik dalam penggunaan aplikasi 85 persen maupun dalam pengisian ulang saldo 84 persen, dan memiliki tingkat real time paling tinggi 81 persen.

Baca juga : Menempa Insan KAI Unggul di Tengah Tantangan Global

ShopeePay dikenal sebagai merek dompet digital yang paling memudahkan pengguna dalam berbelanja online 44 persen, menawarkan paling banyak promosi 38 persen, dan menunjukkan pertumbuhan yang paling pesat 30 persen dibandingkan merek dompet digital lainnya.

Berdasarkan data tersebut, menurut Group SL Leader for Customer Experience, Channel Performance, and Observer, Ipsos in Indonesia Andi Sukma, terlihat jelas bahwa ShopeePay memiliki nilai rekomendasi tertinggi, disusul oleh Ovo.

Dengan demikian artinya, ShopeePay dan Ovo adalah dua merek dompet digital yang paling direkomendasikan oleh pengguna, baik kepada teman, kerabat, maupun keluarga. "Lebih jauh, terlihat adanya pola perilaku penggunaan pengguna pada masing-masing merek dompet digital untuk transaksi pembayaran aktivitas apa saja," tuturnya.

Baca juga : Pegadaian Gandeng Shopee Perluas Akses Tabungan Dan Investasi

ShopeePay lebih banyak digunakan untuk pembayaran belanja di toko online atau e-commerce, GoPay lebih banyak digunakan untuk belanja di toko dan belanja di restoran melalui aplikasi transportasi online, serta transaksi aplikasi transportasi online itu sendiri.

Ovo, pengguna lebih sering menggunakan untuk belanja di restoran secara langsung, dan Dana lebih sering digunakan untuk belanja di mall secara langsung, membayar tagihan serta belanja di toko secara langsung. [DWI]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.