Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Resesi, Laba Bersih Telkom Naik 1,3% Pada Kuartal III
Kamis, 5 November 2020 14:45 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Meski resesi, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk menutup kuartal III tahun 2020 dengan kinerja sehat dan tingkat profitabilitas yang terjaga.
Operator pelat merah ini membukukan pendapatan sebesar Rp 99,94 triliun dalam sembilan bulan pertama di tengah kondisi pandemi tahun ini.
EBITDA (Earnings Before Interest Tax Depreciation Amortization) perseroan meningkat 7,1% menjadi Rp 53,59 triliun dengan EBITDA margin yang menguat signifikan 4,9 ppt dari periode yang sama tahun lalu menjadi 53,6%.
Sedangkan laba bersih tercatat sebesar Rp 16,68 triliun atau tumbuh sebesar 1,3% dengan margin laba bersih yang juga lebih baik dibanding periode yang sama tahun lalu menjadi 16,7% dari sebelumnya 16,0%.
Direktur Utama Telkom, Ririek Adriansyah mengatakan, pencapaian ini tidak lepas dari kontribusi IndiHome yang menjadi salah satu mesin utama pertumbuhan pendapatan perseroan.
Baca juga : Semester I, Citibank Raup Laba Bersih Rp 1,4 T
Hal ini sejalan dengan fokus bisnis perusahaan pada tiga domain bisnis digital, yakni digital connectivity, digital platform, dan digital services.
“Pada segmen bisnis mobile, Telkom mencatat pertumbuhan bisnis digital yang baik sebesar 10,6% menjadi Rp 47,66 triliun dengan kontribusi yang semakin meningkat menjadi 73,2% dari total pendapatan Telkomsel,” ujar Ririek.
Pencapaian ini lanjut Ririek, didorong lebih dari 170 juta pelanggan, dengan pelanggan mobile data sebanyak 117,3 juta (tumbuh 4,6% YoY).
Hal ini mendorong konsumsi layanan data tumbuh 42,5% dari periode yang sama tahun lalu dan menjadi katalis bagi peningkatan ARPU data. Begitupun dengan lalu lintas data yang juga meningkat 39,6% menjadi 6.681.637 TB.
Layanan fixed broadband triple play, IndiHome mencatat kinerja yang semakin kuat baik dari segi finansial maupun operasional. Unit bisnis Telkom ini menjadi salah satu lini bisnis andalan perseroan ke depan.
Baca juga : BRI Sinergi Dengan Telkom Tingkatkan Kualitas Layanan
IndiHome mencatat pendapatan sebesar Rp 16,1 triliun, atau tumbuh 17,1% dari periode yang sama tahun lalu.
Pelanggan IndiHome tumbuh 752 ribu hingga akhir kuartal tiga 2020 atau mencapai total lebih dari 7,76 juta pelanggan dan semakin optimis untuk mencapai target 8 juta pelanggan di akhir tahun ini.
Di sisi lain, fundamental bisnis segmen enterprise semakin sehat, di mana Telkom menerapkan kebijakan dengan berfokus pada lini bisnis yang memiliki profitabilitas lebih tinggi.
Selanjutnya, segmen Wholesale dan International Business menunjukkan kinerja yang baik, dengan peningkatan pendapatan sebesar 24,9% YoY menjadi Rp10,2 triliun. Pencapaian ini terutama didorong oleh peningkatan bisnis menara telekomunikasi dan Voice Wholesale.
Pada Oktober 2020, perseroan melakukan penataan portofolio bisnis menara telekomunikasi melalui pengalihan kepemilikian 6.050 menara Telkomsel ke Mitratel.
Baca juga : Tes Massal, Cara Ampuh Kendalikan Pandemi di Jakarta
Hal ini bertujuan untuk menciptakan value generator bagi bisnis menara telekomunikasi, yang potensial untuk menyambut kehadiran teknologi 5G dan menjadikan Mitratel sebagai leading tower provider di Indonesia.
Direktur Keuangan Telkom, Heri Supriadi menambahkan, Telkom berkomitmen untuk terus berinvestasi guna mengakselerasi bisnis digital serta memberikan produk dan layanan terbaik bagi masyarakat.
Hingga kuartal III, Telkom telah membelanjakan Capex sebesar Rp 17,9 triliun yang sebagian besar untuk penguatan infrastruktur guna meningkatkan kualitas layanan. Dengan investasi yang terjaga, kami optimis dan berharap dapat menutup tahun 2020 dengan kinerja yang kian sehat dan profitabilitas yang baik.
“Situasi pandemi yang diperkirakan masih akan berlangsung memberikan ruang bagi akselerasi digital. Telkom akan terus berinovasi memberikan produk dan layanan digital, tidak hanya untuk memberikan pengalaman digital terbaik bagi masyarakat tapi juga untuk menggerakkan perekonomian nasional,” tandasnyademikian pungkas Ririek. [NOV]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya