Dark/Light Mode

Setelah Dihantam Covid-19

Angkasa Pura II Optimis, Holding BUMN Pariwisata Bisa Bikin Industri Rebound

Sabtu, 7 Nopember 2020 19:29 WIB
Setelah Dihantam Covid-19 Angkasa Pura II Optimis, Holding BUMN Pariwisata Bisa Bikin Industri Rebound

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Angkasa Pura II (Persero) optimis, holding BUMN pariwisata dan pendukung dapat membantu industri lebih cepat bangkit kembali (rebound), setelah terhantam keras pandemi Covid-19.

Saat ini, 78,5 persen perjalanan udara adalah dalam rangka wisata yang memiliki kolaborasi antar mata rantai pariwisata yakni 3A: accesibilities (aksesibilitas), amenities (fasilitas), attraction (daya tarik).

Berita Terkait : Top, 3 Bandara Angkasa Pura II Jadi Lokasi Pengembangan Listrik Tenaga Surya

Induk Holding BUMN Pariwisata dan Pendukung adalah PT Survai Udara Penas dengan anggota holding PT Angkasa Pura II, PT Angkasa Pura I, Garuda Indonesia masuk dalam kategori mata rantai accessibilities. Sementara Inna Hotels & Resorts dan Sarinah masuk kelompok amenities. Sedangkan Indonesia Tourism Development Corporation dan Taman Wisata Candi, tergolong kelompok attractions.

Terkait hal ini, President Director PT Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin mengatakan, kolaborasi dalam holding dapat mengakselerasi pertumbuhan BUMN terkait upaya menghadapi Covid-19 dan masa pemulihan ekonomi.

Berita Terkait : Angkasa Pura I Konsisten Tingkatkan Daya Saing Global

“Holding menciptakan koordinasi tunggal dalam pengembangan masterplan, dan mengintegrasikan keunggulan masing-masing BUMN dalam ekosistem holding ini. Sehingga, potensi yang ada dapat dioptimalkan guna memajukan industri pariwisata di Indonesia," ujar Awaluddin.

Langkah pembentukan Holding BUMN Pariwisata dan Pendukung ini dapat mendukung program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

Berita Terkait : Oktober, Pasar Penerbangan Di Bandara Angkasa Pura II Melambung

"Masyarakat akan diuntungkan, karena ketersediaan produk dan jasa pariwisata yang berkualitas, terjangkau dan terintegrasi menjadi semakin banyak,” jelas Awaluddin.
 Selanjutnya