Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Prediksi Jonan: 5 Industri Ini Bakal Meroket Pasca Pandemi Covid
Kamis, 26 November 2020 16:04 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Mantan Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan memprediksi akan ada lima jenis industri yang bakalan tumbuh usai pandemi Covid-19. Pertama, kata Jonan, adalah sektor energi baru terbarukan.
"Energi terbarukan, it’s mandatory (wajib). Mau dihitung kayak apa pun, bisnis ini beyond," ujar Jonan dalam webinar yang digelar Infobank, Kamis (26/11).
Baca juga : Pemanfaatan Internet Sebagai Informasi Benar Di Masa Pandemi
Untuk ini, pemerintah telah menargetkan kontribusi energi baru terbarukan pada 2025 mencapai 23 persen. Saat ini, capaiannya baru menyentuh angka 13,6 persen.
Kedua, lanjut Jonan adalah industri kendaraan listrik. Menurutnya, kendaraan listrik bakal jadi kebutuhan esensial saat perekonomian Indonesia tumbuh pesat. Ia mencontohkan, dalam 10 tahun produk domestik bruto (PDB) tumbuh 2,5 kali lipat, konsumsi masyarakat terhadap kendaraan akan semakin tinggi. Artinya, jika tingginya permintaan tidak dibarengi dengan pertumbuhan sektor kendaraan listrik, kendaraan berbahan bakar fosil lah yang akan mendominasi.
Baca juga : Transaksi Belanja Online Produk Kosmetik Naik 80 Persen Selama Pandemi
Ketiga, lanjutnya, industri bisnis berbasis online. Sebab, bisnis online menjangkau seluruh sektor.
Keempat, Jonan mengungkapkan, industri yang berpotensi meningkat adalah berbasis lingkungan hidup. Peserikatan Bangsa-bangsa (PBB), telah mendorong program penanaman 1 triliun pohon dalam lima tahun ke depan.
Baca juga : IndiHome Jaring Penyanyi Berbakat Di Masa Pandemi
Kelima adalah bisnis artificial intelligence atau AI. Sektor ini akan menjadi tulang punggung bagi industri 4.0. "Keberadaan artificial intelligence akan perlahan berperan menggantikan manusia," tandasnya. [FAQ]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya