Dark/Light Mode

Dukung UMKM, Bank Mandiri Andalkan Layanan Mandiri Pintar Dan Sistem Warung

Jumat, 22 Januari 2021 17:27 WIB
Vice President Micro and Consumer Finance Bank Mandiri, Josephus K Triprakoso dalam webinar, Jumat (22/1). (Foto: Istimewa)
Vice President Micro and Consumer Finance Bank Mandiri, Josephus K Triprakoso dalam webinar, Jumat (22/1). (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Besarnya imbas ekonomi akibat pandemi Covid-19, turut memberi tekanan hebat di sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang selama ini menjadi tulang punggung perekonomian nasional. Bahkan dari laporan Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Kemenkop UKM) sebesar 90 persen UMKM di Indonesia kelangsungan usahanya terganggu pandemi.

Berita Terkait : 2021, Bank Mandiri Fokus Garap Potensi Asuransi Dan Dana Pensiun

Namun begitu, karena populasinya yang besar sekitar 64 juta (BPS) dan skalanya yang kecil, UMKM dinilai akan lebih cepat pulih ketimbang kelompok usaha lainnya. Melalui program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) pemerintah telah memberi banyak dukungan kepada UMKM.

Berita Terkait : Gandeng Grab, Bank Mandiri Sediakan Akses Keuangan UMKM

“Dalam kondisi pandemi ini, terutama untuk UMKM, kalau dilihat memang sektor ini termasuk yang paling kena tapi juga termasuk yang paling cepat pulih,” jelas Senior Executive Vice President Micro and Consumer Finance Bank Mandiri, Josephus K Triprakoso dalam webinar Infobank bertajuk Peran Teknologi Digital untuk Mendukung Keuangan Inklusif & Pemberdayaan UMKM, Jumat (22/1).

Berita Terkait : Genjot Bisnis Konsumer Di Tengah Pandemi, BNI Andalkan Kekuatan Digitalisasi

Ia menjelaskan, Bank Mandiri secara konsisten terus memberi dukungan kepada UMKM, terlebih di masa pandemi ini. Dalam mendukung dan melayani segmen UMKM, pihaknya melakukan tiga inisiatif, yakni pengembangan distribusi channel, pengembangan produk berbasis transaksi, dan digitalisasi proses.
 Selanjutnya