Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Zaskia Adya Mecca, Turun Langsung Padamkan Karhutla
- Chelsea Vs Tottenham Hotspur, Derby Sarat Kepentingan
- Moto3 Australia, Veda Ogah Ngotot Di Phillip Island
- KBRI Paris Minta WNI Waspadai Demo Lanjutan di Prancis: Perhatikan Jam Malam
- Polda Metro Ciduk Dua Tersangka Pengiriman 26 Jeriken Merkuri Ke Burkina Faso
RM.id Rakyat Merdeka - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Ignasius Jonan mengatakan pemerintah tengah menyiapkan Crude Palm Oil (CPO) menjadi bahan bakar pesawat, green avtur.
Bekerja sama dengan Institut Teknologi Bandung (ITB), PT Pertamina (Persero) tengah mengembangkan katalis yang memungkinkan memecah minyak kelapa sawit agar bisa menjadi avtur.
Baca juga : Dari Ibadah Pribadi Menjadi Ibadah Institusi
Jonan meyakini, CPO diolah menjadi avtur adalah hal yang bisa dilakukan dan mungkin direalisasikan.
"CPO bisa untuk avtur tidak? Bisa. Kalau kita gunakan CPO diolah jadi D100 itu CN bisa 70-80, tergantung saja, programnya kira-kira mau seperti apa. Kalau sekarang yang kita pakai B20 itu CN hanya 48, Pertamina Dex CN 56, Dexlite itu 52, jadi itu mungkin bisa bantu," jelas Jonan seperti dilansir CNBCIndondesia
Baca juga : Gunung Merapi Keluarkan 5 Guguran Lava Pijar
Lalu, bagaimana dengan harganya nanti? Jonan mengakui, masalah harga adalah tantangannya. Ia menuturkan, pihaknya tengah mencari cara untuk turunkan biaya produksi dan berunding dengan produsen sawit, agar harganya bisa dihubungkan dengan harga Mean of Platts Singapore (MOPS) atau harga minyak mentah (crude).
"Tapi kalau MOPS kelihatannya tidak adil, jadi mungkin kalau disesuaikan dengan crude bisa lebih fair," pungkas Jonan. [IPL]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya