Dark/Light Mode

Kerek Kapasitas Produksi

PT KPI Mulai Bangun RDMP RU VI Balongan Phase 1

Selasa, 23 Februari 2021 19:31 WIB
Ilustrasi (Foto: Istimewa)
Ilustrasi (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Pertamina (Persero), melalui PT Kilang Pertamina Internasional (KPI), memulai pembangunan Refinery Development Master Plan ( RDMP) Refinery Unit (RU) Balongan Phase-1. Ini guna meningkatkan fleksibilitas Crude Distillate Upgrading (CDU).

Corporate Secretary Subholding Refining & Petrochemical, PT KPI Ifki Sukarya mengatakan, pengembangan proyek ini bertujuan untuk meningkatkan fleksibilitas unit pengolahan. Serta meningkatkan kapasitas produksi kilang Pertamina Balongan, dari semula 125 million barel steam per day (MBSD) menjadi 150 MBSD.

"Selain itu, juga mampu menghasilkan naptha untuk proses lanjut dari 5,29 MBSD menjadi 11,6 MBSD," ujar Ifki, melalui siaran pers, Selasa (22/2).

Baca Juga : Pakar Ekonomi Dan Hukum Sepakat Bilang Kasusnya Berbeda Dengan Jiwasraya

Menurutnya, dengan peningkatan fleksibilitas CDU, kilang Balongan akan dapat memproses minyak mentah campuran berat (Heavy Mix Crude) ataupun minyak mentah ringan (Lighter Crude Oil). Hal ini tentunya akan meningkatkan margin perusahaan dan ketahanan energi nasional.

Lebih lanjut disampaikannya, pembangunan proyek RDMP RU VI Balongan Phase 1 ini dikerjakan bersama Pertamina dengan konsorsium PT Rekayasa Industri, PT Rekayasa Engineering dan PT Enviromate Technology International sejak November 2020.

Dalam pelaksanaan proyek, pihaknya selalu mengedepankan keselamatan pekerja proyek di semua lini. Dan diharapkan hal ini akan membawa kelancaran proyek. Untuk itu, kepatuhan terhadap safety regulation dan protokol kesehatan (prokes) Covid-19, tetap diterapkan secara ketat dan konsisten.

Baca Juga : Arief Poyuono: Tak Seperti Jenderal Lain, Moeldoko Tak Nampak Ingin Jadi Politisi

"Dalam pengembangan phase-1 ini, kami memberdayakan pekerja lokal dan memperhatikan benar keberlanjutan proyek ini untuk kebermanfaatan masyarakat lokal," katanya.

Adapun, dimulainya proyek ini ditandai dengan pelaksanaan pekerjaan pilling perdana RDMP RU VI."Harapannya, proyek ini dapat diselesaikan pada Maret 2022," tandasnya.

Seperti diketahui, RDMP RU VI merupakan salah satu proyek strategis nasional pengembangan kilang yang menjadi perhatian para stakeholders untuk diwujudkan. [IMA]