Dark/Light Mode

82% Telah Pakai Teknologi Chip

September 2021, BRI Rampungkan Migrasi Kartu ATM

Minggu, 28 Februari 2021 21:53 WIB
Ilustrasi (Foto: Istimewa)
Ilustrasi (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Bank Indonesia (BI) terus mendorong perbankan nasional untuk melakukan penyelesaian migrasi kartu ATM/Debit, yang masih menggunakan pita hitam atau magnetic stripe menjadi kartu dengan teknologi chip paling lambat hingga akhir tahun 2021.Salah satu perbankan yang terus aktif dalam melakukan migrasi kartu ATM/Debit nasabahnya adalah BRI. Dimana hingga saat ini pencapaian migrasi kartu ber-chip BRI telah mencapai 82%.

Baca Juga : KAI Targetkan 44 Stasiun Layani Tes GeNose

Direktur Bisnis Konsumer BRI Handayani mengatakan, saat ini BRI terus melakukan sosialisasi kepada nasabah untuk melakukan penggantian kartu ATM/Debit. “Edukasi kepada nasabah dilakukan secara terus-menerus agar nasabah dapat segera melakukan migrasi kartu ATM/Debitnya. Dan kami perkirakan pada September tahun ini, migrasi kartu ber-chip BRI akan tercapai 100%,” tutur Handayani melalui keterangan resminya di Jakarta, Minggu (28/2).

Baca Juga : Bamsoet Bersama Gerak BS Bantu Korban Banjir Jakarta Selatan

BRI memang secara massif mengimbau nasabahnya untuk segera menukarkan kartu ATM/Debit BRI-nya menjadi kartu dengan teknologi chip. Penukaran kartu ber-chip dapat dilakukan oleh nasabah BRI di lebih dari 9.000 unit kerja BRI yang tersebar di seluruh Indonesia, dengan hanya membawa kartu ATM/Debit BRI dan KTP tanpa dikenakan biaya atau gratis.

Baca Juga : Menteri LHK Sampaikan Belasungkawa Atas Wafatnya Roosminnie Emil Salim

Menurut Hani, sapaan akrabnya, memberikan kemudahan merupakan wujud komitmen BRI kepada nasabah. Selain itu, untuk meningkatkan rasa aman nasabah, BRI juga terus melakukan edukasi kepada nasabah untuk memanfaatkan fitur SMS notifikasi. "Fitur ini mengingatkan nasabah melalui smartphone yang dimiliki untuk mengetahui setiap transaksi yang terjadi di rekeningnya,” ucap Handayani. [EFI]

Tags :