Dewan Pers

Dark/Light Mode

Pertamina Uji Coba Kapal Tanker Raksasa Buatan Jepang

Rabu, 10 Maret 2021 13:05 WIB
Kapal tanker raksasa kedua milik Pertamina, Pertamina Prime. [Foto: Antara]
Kapal tanker raksasa kedua milik Pertamina, Pertamina Prime. [Foto: Antara]

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Pertamina Internasional Shipping melakukan uji coba kapal tanker raksasa atau very large crude carrier buatan Jepang dalam pelayaran selama enam hari terhitung sejak 8-13 Maret 2021.

PT Pertamina Internasional Shipping merupakan anak usaha PT Pertamina (Persero). Hal ini diungkap Direktur Manajemen Armada PT Pertamina International Shipping, I Putu Puja Astawa dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (10/3/2021).

“Sebelum berlayar, semua bagian ini harus dipastikan sudah beroperasi dengan baik. Kami berharap, jika lulus uji coba, kapal dapat beroperasi melaksanakan tugas penyaluran energi," katanya.

Berita Terkait : Risma: Tak Ada Yang Sekeras Saya

Kapal yang telah melaksanakan steel cutting pada 20 Desember 2019 ini, menurut rencana, akan melakukan uji coba pelayaran di Kepulauan Goto, Prefektur Nagasaki, Jepang. Pertamina memastikan, performa kapal telah sesuai dengan spesifikasi yang dijanjikan oleh Japan Marine United (JMU) sebagai pembuat kapal.

Komponen yang menjadi objek uji coba antara lain seperti progressive speed, fuel consumption, turning, vibration, noise level, anchoring, steering gear, performa main engine, endurance, maneuvering kapal, konfirmasi cargo oil pumping rate capacity, running test SOx Scrubber, serta operation test Ballast Water Management System.

Kapal tanker raksasa kedua Pertamina ini disebut memiliki kapasitas 2 juta barel, dengan kecepatan 16,8 knot. Kapal ini disiapkan untuk memenuhi kebutuhan penyuplaian kilang yang dijalankan oleh Subholding Refinery & Petrochemical Pertamina.

Berita Terkait : Delegasi UE Kunker Secara Virtual Ke Jawa Tengah

Selain itu, kapal ini juga telah memenuhi requirement terminal modern di dunia dan regulasi internasional, yaitu IMO Annex VI Tier III yang berguna untuk pembatasan emisi gas buang Sulphur Oxide (SOx) dan Nitrogen Oxide (NOx).

Kapal tanker raksasa ini juga lebih efisien dalam penggunaan bahan bahan bakar dan penerapan konsep Eco-Green vessel atau lower operation cost berbasis desain yang ramah lingkungan. Sehingga, kapal ini lebih irit konsumsi bahan bakar sebesar 25 persen dibanding kapal sejenis.

Sebelumnya, Pertamina telah meluncurkan kapal tanker pertamanya, Pertamina Pride pada 29 November 2020. Selanjutnya, kegiatan serah terima kapal tanker kedua ini akan dilaksanakan di Galangan JMU Ariake, Jepang, pada 30 Maret 2021. [RSM]