Dark/Light Mode

Presiden Ingin Alokasi Ditingkatkan

BRI Patok Porsi Kredit UMKM Capai 85 Persen

Sabtu, 10 April 2021 05:15 WIB
Ilustrasi Bank BRI. (Foto : Istimewa).
Ilustrasi Bank BRI. (Foto : Istimewa).

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemerintah berencana mengerek porsi kredit Usaha Mikro, Kecil dan Menengah UMKM) menjadi 30 persen dari semula 20 persen. Harapannya, pelaku usaha makin cepat naik kelas.

Dalam Rapat Terbatas (ratas) Presiden Jokowi Senin, (5/4) disebutkan, hingga 2020, kredit UMKM berada di level di 18-20 persen dari total kredit. Dari data Bank Indonesia (BI) per Februari 2021, porsi kredit UMKM terhadap total kredit perbankan nasional masih seki­tar 18,6 persen atau mencapai Rp 1.010,3 triliun dari total kredit sebesar Rp 5.417,3 triliun. Bahkan komposisi tersebut tidak berubah dari akhir 2020.

Corporate Secretary PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Aestika Oryza Gunarto mengaku tak masalah atas target baru yang ditetapkan pemerintah. Toh, sela­ma ini perseroan selalu merealisa­si penyaluran kredit UMKM jauh di atas target tersebut. Misalnya di akhir 2020, komposisi kredit UMKM BRI naik signifikan dibanding 2019 mencapai 82,13 persen dari 79 persen.

Baca juga : Progres Pembangunan PLTA Jatigede Capai 85 Persen, Ditarget Kelar Tahun Ini

Menurut Aestika, hal tersebut terjadi karena selama ini BRI yang paling konsisten menggelontorkan kredit ke usaha wong cilik ini. Bahkan bisa dikatakan yang paling tinggi porsi pem­biayaan UMKM-nya dibanding bank Badan Usaha Milik Negara (BUMN) lainnya maupun bank swasta.

“Target kami, ke depan porsi kredit UMKM BRI akan terus meningkat sampai 85 persen dari total keseluruhan kredit BRI. Kami berkomitmen untuk terus melakukan pemberdayaan terhadap segmen UMKM di In­donesia,” tegas Aestika kepada Rakyat Merdeka, Kamis (8/4).

Ia menjelaskan, saat ini per­tumbuhan kredit BRI fokus pada segmen yang berpotensi terus tumbuh. Yakni, segmen mikro, dengan sektornya per­tanian, pangan, alat kesehatan dan obat-obatan.

Baca juga : Lewat Aplikasi Digital, ACC Catat Kenaikan Pengajuan Kredit Hingga 102 Persen

Adapun dari sisi Kredit Usaha Rakyat (KUR), sepanjang Januari-Februari 2021, BRI telah menyalurkan KUR sebesar Rp 26,4 triliun kepada sekitar 937 ribu pelaku UMKM. Nilai ini setara 15,5 persen dari Rp 170 triliun total kuota KUR yang dipatok tahun ini.

Terpisah, Corporate Secretary PT Bank Negara Indonesia (Per­sero) Tbk Mucharom mengatakan, portofolio kredit UMKM baru mencapai 18,6 persen dari total kredit perseroan. Per Februari, kredit UMKM ini tumbuh 12,9 persen secara year on year (yoy).

“Tapi porsi kredit UMKM saya pastikan meningkat sig­nifikan pada porsi kredit tahun ini, seiring adanya peningkatan plafon juga mendorong luasnya jangkauan kredit UMKM BNI,” ujarnya kepada Rakyat Merdeka, kemarin.

Baca juga : Pandemi, Pengajuan Kredit Mobil ACC ONE Naik 102 Persen

Direktur Bisnis UMKM BNI Muhammad Iqbal menambah­kan, di awal 2021 pertumbuhan kredit segmen UMKM 14 persen secara tahunan.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.