Dark/Light Mode

Proyeksi IMF Pukul Psikologis Investor

Minggu, 14 April 2019 06:48 WIB
Logo IMF. (Foto: Telegraf)
Logo IMF. (Foto: Telegraf)

RM.id  Rakyat Merdeka - Analis senior pasar modal Reza Priyambada mengungkapkan, proyeksi penurunan kinerja ekonomi dunia oleh IMF memberikan pengaruh cukup besar terhadap pasar modal.

“Proyeksi itu memukul psikologis investor. Minat pasar turun. Tapi saya yakin sentimen itu hanya bersifat sementara,” ungkap Reza kepada Rakyat Merdeka, pada akhir pekan.

Reza yakin pasar modal akan kembali bergairah. Tetapi, dia tidak bisa memastikan kapan waktunya. Karena kinerja pasar modal tergantung sentimen pemberitaan. Kalau perkembangan ekonomi positif tentu, pasar akan merespons positif juga.

Baca juga : Pebisnis Kita Pede Hadapi Fase Sulit Ekonomi Dunia

“Misalnya jika minggu depan keluar pemberitaan psotofi terkait perteuan Amerika Serikat (AS) dan China. Itu posti akan memberikan dampak besar terhadap pasar. Pelaku usaha yang selama ini wait and see bisa langsung ambil sikap untuk tanamkan modalnya," katanya.

Reza meminta, pelaku pasar tidak perlu mengkhawatirkan proyeksi IMF. Karena, proyeksi bukan kesimpulan mutlak. Banyak kejutan-kejutan yang mungkin terjadi. Bisa negatif atau positif.

Reza melihat, perekonomian dunia pada tahun ini masih penuh ketidakpastian. Perang dagang masih terus berlangsung. Bahkan, ada kemungkinan terjadi perang dagang baru karena, Presiden AS Donald Trump berencana menaikan tarif barang dari Eropa.

Baca juga : 7 Hari Jelang Pemilu, Pertamina Gelar Apel Siaga Serentak

“Kalau itu dilakukan akan terjadi perang dagang baru. Hal ini membuat perekonomian global makin gak menentu," ujar Reza.

Reza mendorong pemerintah lebih gencar mempromosikan peluang investasi di Indonesia. Menurutnya, Indonesia memiliki beberapa kelebihan dibandingkan negara lain. Antara lain, pertumbuhan ekonomi stabil. Yang dilakukan pemerintah on the track. Selain itu, memiliki iklim politik kondusif.

“Pilpres berjalan kondusif. Sejauh ini ribut-rbut pilpres hanya sebatas di dunia maya, tidak sampai ada perang fisik,” ungkapnya. [NOV]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.