Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- STY Nilai Persija Sudah 80 Persen Jelang Super League 2026/2027
- Beckham Putra Siap Bawa Persib Lolos ke ACL Two
- Runner Up, Timnas Putri U-16 Punya Masa Depan Cerah
- Atasi Karhutla Riau, Prabowo Minta Bangun 306 Sumur Bor Di Dekat Hotspot
- Calon Bos OJK Sarjito Beberkan Tantangan Bursa Mineral RI Agar Dipercaya Dunia
RM.id Rakyat Merdeka - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mencatat ada tiga kawasan industri halal yang akan beroperasi tahun ini.
Begitu kata Direktur Perwilayahan Industri Kemenperin Ignatius Warsito saat menggelar diskusi dengan Forum Wartawan Industri (Forwin) secara virtual di Jakarta, Jumat (7/5) sore.
Baca juga : Firli Sudah Siap Dicaci Maki
“Dalam lima tahun akan ada tiga kawasan industri halal yang akan beroperasi. Alhamdulillah tahun ini sudah tercapai,” kata Warsito.
Ketiga kawasan industri halal tersebut yakni Modern Cikande Industrial Estate di Serang (Banten), Safe n Lock Halal Industrial Park di Sidoarjo (Jawa Timur). serta kawasan industri halal Bintan Inti Halal Hub di Kabupaten Bintan.
Baca juga : Satgas Mafia Polri Tanah Klaim Berhasil Selesaikan 37 Kasus
Menurutnya, fenomena pembangunan kawasan industri halal terjadi setelah keluarnya Peraturan Menteri Perindustrian Nomor 17 Tahu 2020 tentang Tata Cara memperoleh Surat Keterangan dalam rangka Pembentukan Kawasan Industri Halal.
“Ini juga menjadi concern pimpinan, ini menjadi momentum yang baik untuk kita mendorong pembangunan kawasan industri tematik. Tujuannya adalah memenangkan investasi,” ujar Warsito.
Baca juga : Kebijakan Larangan Mudik Gagal Jika Pemerintah Tak Konsisten
Dia menambahkan, di dalam kawasan industri halal, lanjut Warsito, juga dapat dikembangkan investasi halal terkait, di antaranya industri kosmetika, dan fesyen. [DIT]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya