Dark/Light Mode

Jelang Lebaran, Jasa Marga Catat Penurunan Lalin Di Tol Luar Jawa

Selasa, 11 Mei 2021 22:58 WIB
Ilustrasi tolI luar Jawa. (Foto: Antara)
Ilustrasi tolI luar Jawa. (Foto: Antara)

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Jasa Marga (Persero) Tbk. melalui Regional Jasamarga Nusantara Tollroad Division mencatat penurunan volume lalu lintas harian di ruas-ruas tol luar Pulau Jawa menjelang Lebaran 2021 pada periode 6-10 Mei 2021.

Operation Management Department Head Regional Jasamarga Nusantara Tollroad Division, Taufiqul Hidayat mengatakan bahwa ruas jalan tol wilayah regional nusantara antara lain Belawan-Medan-Tanjung Morawa, Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi, Nusa Dua-Ngurah Rai-Benoa, dan Balikpapan-Samarinda mengalami penurunan sebesar 13 hingga 49 persen, kecuali pada ruas Manado-Bitung yang mengalami kenaikan kurang lebih 6 persen apabila dibandingkan dengan volume lalu lintas harian rata-rata normal.

Berita Terkait : PGN Pastikan Pembangunan Infrastruktur Gas Sesuai Jadwal

Upaya pemerintah dalam mengendalikan transportasi menjelang Lebaran 2021 cukup efektif. Sosialisasi kepada pengguna jalan terkait pelarangan mudik Lebaran tahun ini, cukup masif dilakukan dan kami support dengan melakukan pemasangan spanduk-spanduk imbauan dan melalui papan informasi elektronik jauh hari sebelum hari H pelarangan mudik diberlakukan,” kata Taufiqul.

Berdasarkan data yang tercatat selama periode 6 sampai dengan 10 Mei 2021, volume kendaraan harian di tol Belawan-Medan-Tanjung Morawa mengalami penurunan sebesar 14,3 persen atau 64.880 Kendaraan dari kondisi normal 75.671 kendaraan.

Berita Terkait : Jelang Lebaran, Pertamina Tambah Pasokan LPG 3 Persen

Sedangkan jalan tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi mengalami penurunan sebesar 37 persen atau 11.685 kendaraan dari kondisi normal 18.551 kendaraan.

Demikian juga jalan tol di wilayah regional nusantara lainnya, yakni Nusa Dua-Ngurah Rai Benoa mengalami penurunan sebesar 13,1 persen atau 9.367 kendaraan dari kondisi normal 10.775 kendaraan, dan bahkan jalan tol Balikpapan-Samarinda mengalami penurunan cukup signifikan sebesar 49 persen atau 1.744 Kendaraan dari kondisi normal 3.421 kendaraan.

Berita Terkait : Jasa Raharja Beri Santunan Korban Sriwijaya Air SJ-182 Sebesar Rp 3 Miliar

Tauqiful Hidayat mengatakan meski volume lalu lintas kendaraan menurun, menekankan bahwa layanan jalan tol tetap dipersiapkan secara optimal dengan menyiagakan petugas on call untuk mengantisipasi lonjakan volume kendaraan di gerbang tol.

“Armada layanan jalan tol kami seperti Mobile Customer Service, derek, ambulans dan resque serta ditambah dengan petugas patroli jalan raya tetap siaga 24 jam melayani pengguna jalan, bahkan gardu operasi tetap kami buka maksimal selama liburan Lebaran tahun 2021 ini,“ujar Taufiqul Hidayat. [SRI]