Click Here

Dark/Light Mode

FIFGROUP Gelar Pelatihan dan Kasih Pembiayaan Khusus Buat UMKM

Rabu, 26 Mei 2021 10:22 WIB
Foto: Zoom
Foto: Zoom

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Federal International Finance (FIFGROUP) melakukan pembinaan kepada para pelaku usaha kecil melalui program pelatihan berkonsep webinar.

HC, GS, and Corporate Communication Director FIFGROUP, Esther Sri Harjati menjelaskan, acara tersebut berisi materi untuk pengembangan bisnis para pelaku Usaha Mikro Kecil Dan Menengah (UMKM).

Program pelatihan yang digelar oleh salah satu anak perusahaan PT Astra International Tbk ini menggandeng Yayasan Dharma Bhakti Astra (YDBA) untuk membantu pemerintah dalam mempercepat pembangkitan perekonomian melalui dukungan pembinaan UMKM di Indonesia.

"Pelatihan ini sudah berjalan serta dihadiri oleh lebih dari 400 UMKM yang merupakan hasil binaan program kolaborasi Grup Astra, yaitu FIFGROUP, Environment and Social Responsibility (ESR) PT Astra International Tbk, YDBA, Yayasan Pendidikan Astra Michael D. Ruslim (YPA-MDR), dan Yayasan Astra Honda Motor (YAHM)," ujar Esther Sri Harjati dalam keterangannya, Rabu (26/5).

Dalam acara bertajuk "Ngobrol Pintar Mengatur Keuangan UMKM" ini Esther mengatakan, pandemi Covid-19 saat ini menjadi pukulan keras bagi seluruh pengusaha, terutama bagi pelaku UMKM.

Meski kondisi perekonomian berangsur membaik, pelaku usaha kecil tetap butuh dukungan agar dapat lebih tangguh dalam bertahan dari terpaan krisis.

Berita Terkait : Sasar UMKM Kuliner, BAKTI Kominfo Gelar Pelatihan Dan Dukungan Permodalan

“Seperti disiplin dalam melakukan pencatatan keuangan, sangat penting dilakukan oleh seluruh pelaku UMKM. Serta harus menyiapkan perencanaan dan pengelolaan keuangannya," tuturnya.

Salah satu pembicara dalam acara ini, praktisi dan pakar dalam bidang manajemen keuangan, Lukas Iwan Setiadi, memberikan pembelajaran kepada seluruh UMKM binaan program kolaborasi Grup Astra.

Materi yang disampaikan antara lain tentang cara mengembangkan usaha menjadi bisnis yang menguntungkan, khususnya untuk para pelaku UMKM. Dia juga membeberkan strategi mempersiapkan finansial yang baik untuk usaha yang dijalankan.

Pria yang pernah menjabat sebagai Investment Director Dana Pensiun Astra ini menyampaikan, terdapat empat faktor penting yang mendorong larisnya produk dan jasa pada usaha yang dijalankan.

"Lokasi jualan yang strategis itu menjadi faktor pertama yang mempengaruhi lakunya produk yang kita jual, seperti dekat sekolah, perkantoran, rumah sakit, dan lain sebagainya," ungkapnya.

Faktor kedua adalah strategi menetapkan harga jual. Harga penting karena para pelanggan akan membeli produk atau jasa apabila harga yang ditawarkan masih dalam batas wajar dan terjangkau.

Berita Terkait : KPK Terima Laporan Dugaan Korupsi Pembangunan Asrama Mahasiswa UIN Jakarta

Faktor ketiga yang dapat mempengaruhi lakunya produk yang dijual. Jika produk sudah dibutuhkan maka harus perhatikan sisi kualitas yang ditawarkan.

Contohnya untuk usaha yang bergerak di bidang kuliner menjual produk yang enak, segar, dan higienis, atau usaha yang bergerak di bidang jasa seperti laundry, di mana baju yang dicucinya harum dan rapi. 

"Faktor terakhir agar usaha yang kita jalani laris adalah dengan meningkatkan pelayanan yang kita berikan untuk pelanggan. Misalnya pelayanan yang cepat, ramah, bisa dilakukan secara digital, dan lain-lain," kata Lukas.

Mempersiapkan finansial usaha yang lebih matang sangat penting untuk keberhasilan usaha hari ini dan ke depan. Maka yang diperlukan adalah pencatatan dan kontrol terhadap seluruh biaya, baik uang masuk dan uang keluar. Ini menjadi faktor penting dalam mengatur arus kas usaha yang dijalankan.

Pria berlatar belakang Magister Manajemen Institut Pendidikan dan Pengembangan Manajemen ini juga memandang perlunya perhitungan yang matang terkait dengan biaya-biaya yang dibutuhkan sebagai operasional dalam menjalankan usaha.

Misalnya, menentukan pengeluaran yang dibutuhkan, barang apa saja yang akan dibeli, beserta harga dan kuantitasnya. Begitupun dengan pemasukan yang didapatkan.

Berita Terkait : BMW Kasih Paket Khusus Buat Anggota Kadin

Setelah menentukan seberapa besar pengeluaran, perlu dihitung dengan cermat berapa besar harga yang harus dibayar pelanggan agar kita mendapatkan keuntungan dari penjualan.

"Pastikan seluruh pemasukan dan pengeluaran juga dicatat, sehingga bisa dialokasikan keuntungan kita seberapa besar untuk bayar cicilan pinjaman, tabungan, dan juga biaya hidup," tutur Lukas.

FIFGROUP berkolaborasi dengan Grup Astra lainnya, yaitu PT Astra International Tbk, YDBA, YPA-MDR, dan YAHM memberikan pembiayaan tanpa bunga untuk seluruh pelaku UMKM di Indonesia. Pembiayaan diberikan dengan kategori persyaratan yang ditetapkan.

Chief of Corporate Communication and CSR FIFGROUP Yulian Warman mengatakan, dalam menjalankan program CSR, FIFGROUP memiliki 4 pilar, di mana salah satu pilarnya merupakan Pilar Pemberdayaan Masyarakat.

Pada tahun 2021 ini, Pilar Pemberdayaan Masyarakat akan difokuskan untuk pengembangan UMKM melalui Program Dana Bergulir yang dananya berasal dari Dana Sosial Syariah FIFGROUP.

"Dengan network kami yang tersebar di seluruh titik di Indonesia, kami menargetkan agar program ini bisa dirasakan banyak pelaku UMKM yang di seluruh wilayah dari Sabang hingga Merauke khususnya pelaku UMKM mikro agar tetap hidup dan produktif," katanya. [JAR]