Dark/Light Mode

Cadangan Devisa Turun, Rupiah Kena Imbasnya

Rabu, 9 Juni 2021 10:09 WIB
Nilai tukar rupiah. (Foto: ist)
Nilai tukar rupiah. (Foto: ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Setelah menguat dua hari berturut-turut, pagi ini rupiah rontok. Rupiah dibuka pada level Rp 14.262 per dolar AS atau melemah 0,07 persen dibandingkan Selasa (8/6) sore di level Rp 14.252 per dolar AS.

Mata uang di kawasan Asia terpantau bergerak bervariasi terhadap dolar AS. Yen Jepang naik 0,07 persen, dolar Singapura menguat 0,02 persen, dolar Taiwan bertambah 0,03 persen, dan ringgit Malaysia naik tipis 0,01 persen.

Berita Terkait : Melesat Lagi, Rupiah Bikin Dolar Tak Berkutik

Sedangkan, rupee India jatuh 0,11 persen, yuan China berkurang 0,05 persen, won Korea Selatan turun 0,19 persen, peso Filipina melemah 0,06 persen, dan bath Thailand turun 0,10 persen.

Sementara, mayoritas mata uang di negara maju tampak perkasa di hadapan dolar AS. Tercatat, poundsterling Inggris naik 0,01 persen, dolar Kanada menguat 0,02 persen, franc Swiss bertambah 0,01 persen, dan dolar Australia stagnan.

Berita Terkait : Mantul, Awal Pekan Rupiah Kinclong

Direktur PT Solid Gold Berjangka, Dikki Soetopo mengatakan penurunan rupiah pagi ini dipicu oleh berkurangnya cadangan devisa (cadev) RI. Bank Indonesia (BI) mencatat cadev akhir Mei sebesar 136,4 miliar dolar AS atau turun dibandingkan akhir April 138,8 miliar dolar AS. [DWI]