Dark/Light Mode

Kinerja Keuangan Loyo Terimbas Pandemi

Setoran Dividen BUMN Ke Negara Menciut 11 Persen

Selasa, 15 Juni 2021 05:37 WIB
Ilustrasi. (Foto : Istimewa).
Ilustrasi. (Foto : Istimewa).

 Sebelumnya 
“Yang kedua, BRI terus men­cari sumber pertumbuhan baru. Sehingga BRI akan menyalur­kan pinjaman ke segmen yang lebih kecil lagi (ultra mikro),” jelasnya.

BRI juga akan terus berkon­tribusi dalam PEN (Pemulihan Ekonomi Nasional), melalui pe­nyaluran berbagai stimulus yang dapat mengerek konsumsi dan daya beli masyarakat. Sehingga pada akhirnya akan meningkat­kan permintaan kredit nasional.

Baca juga : Menko Airlangga: KEK Batam Bisa Buat Indonesia Setara Negara Maju

Business follow the stimu­lus tersebut, akan kami fokus­kan kepada UMKM. Di tengah kondisi yang menantang, BRI berkomitmen menjaga pertumbuhan kredit tetap harus berkualitas,” pungkasnya.

Dividen Turun

Baca juga : Penanganan Pandemi Covid-19, Kemenkes Beri Rapor Merah Pemprov DKI

Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuan­gan Febrio N Kacaribu merinci, ada lima BUMN penyumbang dividen terbesar dengan kon­tribusi sebesar 90,6 persen dari total dividen bagian pemerintah untuk 2020.

Kelima BUMN tersebut adalah PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI sebesar 26,4 persen dari total dividen bagian pemerintah. Urutan kedua didudu­ki PT Bank Mandiri (Persero) Tbk yang menyumbang 22,2 persen. Ketiga, PT Pertamina (Persero) sebesar 19,1 persen. Keempat PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk sebesar 17,8 persen, kelima disumbang oleh PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI sebesar 5,2 persen. [DWI]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.