Dark/Light Mode

Rem Darurat Corona Diinjek, Rupiah Menguat Tipis

Selasa, 22 Juni 2021 09:50 WIB
Rupiah dan dolar AS. (Foto: ist)
Rupiah dan dolar AS. (Foto: ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Melemah beberapa hari, kini nilai tukar rupiah dibuka kembali menguat. Pagi ini mata uang Garuda dibuka naik sebesar 0,05 persen ke level Rp 14.420 per dolar AS dibanding perdagangan kemarin di level Rp 14.427 per dolar AS.

Rupiah menguat bersama beberapa mata uang Asia. Dolar Taiwan sebesar 0,18 persen, won Korea naik 0,16 persen, yuan China menguat 0,06 persen, dan ringgit Malaysia naik 0,07 persen.

Berita Terkait : Corona Meroket Lagi, Rupiah Melorot

Indeks dolar AS terhadap sekeranjang mata uang turun 0,44 persen menjadi 91,849.  Sementara nilai tukar rupiah terhadap euro menguat tajam sebesar 0,50 persen ke level Rp 17.161, terhadap poundsterling Inggris naik 0,55 persen ke level Rp 20.054, dan terhadap dolar Australia juga menanjak 0,72 persen ke level Rp 10.838.

Meski begitu, Pengamat Pasar Keuangan, Ariston Tjendra melihat, rupiah masih berpotensi melemah terhadap dolar AS, meskipun sentimen pasar terhadap aset berisiko terlihat membaik pagi ini.

Berita Terkait : Corona Makin Buruk, Rupiah Tumbang

“Rupiah masih tetap waspasa. Di mana indeks saham global terlihat menguat,” katanya dalam riset, Selasa (22/6).

Sementara lanjut Ariston, PPKM lebih ketat yang mulai diberlakukan dan kasus baru Covid-19 yang masih dalam tren kenaikan di Indonesia, bisa menjadi pemicu pelemahan rupiah hari ini. Di sisi lain, kondisi tersebut juga bakal menyebabkan pemulihan ekonomi dalam negeri terhambat. 

Berita Terkait : The Fed Mau Naikkan Suku Bunga, Rupiah Loyo Lagi

Ariston mengatakan, potensi pelemahan ke kisaran Rp 14.480 per dolar AS, sementara potensi support di kisaran Rp 14.400 per dolar AS. [DWI]