Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Pengamat: Kehadiran Vaksin Gotong Royong Sejalan Dengan Rasa Keadilan Masyarakat
Selasa, 13 Juli 2021 08:55 WIB
Sebelumnya
Dimas menyebut, keberadaan vaksinasi berbayar yang dibuka khusus untuk segmen masyarakat tertentu tidak menciderai komitmen negara yang juga memberikan vaksinasi gratis kepada masyarakat luas.
"Kenyataannya meski sudah digratiskan, masih banyak kalangan masyarakat yang menolak dan kalangan bisnis sendiri ingin ikut berpartisipasi memilih atau membayar sendiri vaksin, itu realitanya," tegas Dimas.
Dia pun menyayangkan sejumlah pihak yang langsung menyerang pemerintah atas kebijakan vaksin gotong royong ini tanpa memahami data dan konteks.
Baca juga : Perkumpulan Kader Bangsa: Vaksin Gotong Royong Sejalan Rasa Keadilan Masyarakat
"Menurut kami tidak proporsional dan tidak bijak. Vaksin gratis untuk rakyat kan tetap berjalan, sementara vaksin berbayar bagi segmen industri dan kalangan menengah atas juga dibuka, kualitas vaksin dan pelayanannya tetap sama baiknya," ucapnya.
Dia mengibaratkan program ini sepert program Bidik Misi kalau di universitas negeri. "Ada jalur prestasi dan ada jalur yang berbayar, tidak ada yang dirugikan dan dizalimi di situ, adil dan masuk akal," tutur Dimas.
Dia menjelaskan dalam situasi krisis yang kompleks seperti pandemi Covid-19 ini, seluruh negara berupaya menemukan solusi tercepat menurunkan angka penularan.
Baca juga : Vaksin Gotong Royong Tidak Pake APBN, Juga Bukan Vaksin Hibah Ya!
Mulai dari kedisiplinan menjalankan protokol kesehatan, memperluas testing dan vaksinasi, dan melayani pasien Covid-19 secara tepat. Juga, mengurangi beban ekonomi rakyat sekaligus mendorong pemulihan ekonomi nasional.
"Pemerintah telah cukup responsif, masyarakat juga partisipatif, bangsa ini harus bersatu hadapi pandemi," ujar Dimas, yang juga mantan Staf Khusus Kantor Staf Presiden ini.
Ia menyerukan seluruh elemen negara untuk mendukung agenda pemerintah dalam menghadapi pandemi Covid-19. Dicontohkannya, Italia, Amerika Serikat, Korea Selatan, dan Taiwan, mampu bangkit melalui kebersamaan menghadapi pandemi. Sekaligus menangani dampak sosial ekonomi yang ditimbulkan. [TIF]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya