Dark/Light Mode

Kinerja ASDP Moncer, Cetak Pendapatan RP 1,6 Triliun Di Semester l

Kamis, 22 Juli 2021 21:09 WIB
Kapal Ferry di Pelabuhan. (Foto: Ist)
Kapal Ferry di Pelabuhan. (Foto: Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Banyaknya pembatasan mobilitas tak bikin kinerja PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) jadi lesu. Justru makin moncer.

Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Ira Puspadewi mengungkapkan, indikatornya terlihat sepanjang semester l 2021, dari sisi keuangan ASDP berhasil membukukan pendapatan konsolidasi sebesar Rp 1,69 triliun.

"Nilai pendapatan ini mencapai 91 persen dari target RKAP 2021 sebesar Rp 1,86 triliun dan naik 18,4 persen dari realisasi semester I 2020 sebesar Rp 1,43 triliun," ungkap Ira dalam media gathering secara virtual, Kamis (22/7).

Berita Terkait : Tetap Terbang, Garuda Beri Pelayanan Optimal

ASDP juga berhasil membukukan laba sebesar Rp 147 miliar atau mencapai 456,8 persen dari target RKAP 2021 sebesar Rp 32 miliar dan mencapai 282, 5 persen dibandingkan realisasi periode sama tahun lalu yang minus sebesar Rp 80,5 miliar.

Kemudian, kata Ira, dari sisi penumpang, ASDP melayani sebanyak 1,83 juta penumpang pada semester I 2021 atau turun 9 persen dari realisasi periode sama pada 2020 sebanyak 2 juta penumpang.

Ira mengatakan, target tersebut tercapai sebesar 66 persen dari target RKAP pada 2021 sebanyak 2,75 juta penumpang. Penerapan pembatasan mobilitas penumpang dan kendaraan selama hampir 1,5 tahun pandemi Covid-19 ikut berdampak bagi ASDP yakni tergerusnya angka produksi penyeberangan dan pendapatan yang diraih perusahaan.

Berita Terkait : Kargo Jadi Tumpuan Pendapatan Garuda

"Pergerakan penumpang dan kendaraan penumpang menurun cukup drastis," ujarnya.

Penurunan penumpang, lanjut Ira, diikuti kendaraan roda dua dan tiga sebanyak 1 juta unit yang tercapai 80 persen dari target RKAP 2021 sebanyak 1,27 juta atau turun 9 persen bila dibandingkan realisasi periode sama tahun 2020 sebanyak 1,26 juta unit.

Lalu, kendaraan roda empat atau lebih sebanyak 1,18 juta yang tercapai 99 persen dari target RKAP 2021 sebanyak 1,19 juta unit dan naik 23 persen bila dibandingkan realisasi periode sama pada 2020 sebanyak 960 ribu unit.

Baca Juga : Catat! Penggunaan BBM Oktan Tinggi Bikin Mesin Awet

Dari sejumlah sektor, hanya layanan sektor logistik ASDP yang relatif stabil selama masa pandemi Covid-19 ini. Hal ini dikarenakan layanan angkutan barang tetap beroperasi penuh sejak awal, demi tetap menjaga pasokan barang di daerah.

"Sementara untuk kinerja angkutan barang, ASDP berhasil mengangkut hingga 465 ribu ton yang tercapai 82 persen dari target RKAP 2021 sebanyak 565 ribu ton barang dan naik 18 persen dari realisasi periode sama tahun 2020 sebanyak 395 ribu ton," jelasnya. [KPJ]