Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Deputi Pengembangan Pemuda Kemenpora Asrorun Niam Sholeh menyatakan, salah satu kunci membangun kemandirian bangsa dimulai dari perwujudan kemandirian ekonomi. Atas hal itu, Kemenpora mendorong tumbuhnya enterpreneur muda yang bisa menggerakkan ekonomi bangsa.
"Langkah terpenting dalam upaya membangun kemandirian ekonomi bangsa adalah dengan mencetak entrepreneur muda. Atas dasar itu, Kemenpora memiliki konsentrasi menciptakan minat bagi para pemuda untuk memulai dunia wirausaha," ucap Niam saat memberikan Kuliah Kewirausahaan Pemuda, di Auditorium Andi Hakim Nasution, Institut Pertanian Bogor (IPB), Kamis (9/5).
Niam menyampaikan, kegiatan ini bagian dari ikhtiar Kemenpora menerjemahkan komitmen Presiden Jokowi dalam mencetak entrepreneur muda untuk kemajuan bangsa Indonesia. Dalam orasinya, mantan aktivis mahasiswa 98 ini membakar semangat ratusan peserta dari kalangan mahasiswa untuk berani memulai wirausaha.
Baca juga : Tanamkan Jiwa Kewirausahaan, Kemenpora Motivasi Ribuan Interpreuner Muda
"Wirausaha itu bukan sekadar urusan dagang. Tetapi ia adalah kemampuan melakukan inovasi dan kreativitas dalam mengoptimalkan potensi kita menjadi aktual, bermakna, berdimensi ekonomi, dan bermanfaat bagi sesama. Dan yang paling penting, kenali potensi dan munculkan inovasi. Kemudian berani memulai," tegasnya.
Niam menjelaskan, bagi kaum muda yang sudah berani memulai usaha dan prospektif, Kemenpora menyediakan bantuan modal untuk pengembangan wirausaha muda pemula. "Dan bagi yang usahanya sudah mulai berkembang, Kemenpora menyediakan ruang untuk wirausaha berprestasi. Kunci sukses dalam menjalankan wirausaha kita harus berkomitmen dan mampu menggali talenta serta mengelola potensi yang kita miliki dengan baik," tambahnya.
Rektor IPB Arif Satria menyampaikan terima kasih ke Kemenpora yang sudah bekerja sama dengan kampusnya untuk menyelenggarakan acara ini. "Kewirausahaan menjadi faktor penting. Dengan program ini, IPB akan mencetak enterpreneur muda yang tangguh. Ini semua harus kita lakukan by desain yang tersusun secara matang. Kita sudah membangun Gedung Entrepreneur Center untuk melahirkan pemimpin dan entrepeneur muda di Indonesia," kata Arif.
Baca juga : Kemenpora Dukung Penyelenggaraan DXI 2019
Pakar Ekonomi Maritim Prof Rokhmin Dahuri, yang menjadi salah satu narasumber pada kegiatan ini, menekankan pentingnya menjadi seorang pengusaha. Khususnya agropreneur.
Kuliah Kewirausahaan Pemuda ini merupakan program unggulan Kemenpora yang diinisiasi Niam di awal menjabat sejak 2018. Program ini sebagai upaya memassalkan penumbuhan minat kewirausahaan di kalangan pemuda.
Di 2019, Kemenpora menggandeng 22 perguruan tinggi untuk pelaksanaan program tahap pertama. Peserta pada kuliah di tahap pertama ini disaring dan dipilih yang memenuhi kualifikasi untuk dilatih dalam program lanjutan. Program lanjutan ini di-mentoring oleh ahli untuk bisa memulai usaha dan diberikan modal usaha. [IPL]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya