Dark/Light Mode

Leading Digital, Ini Dampak Positif Penerapan Teknologi Di Bandara AP II

Minggu, 29 Agustus 2021 13:37 WIB
Calon penumpang menggunakan aplikasi PeduliLindungi di bandara AP II. (Foto: Dok. AP II)
Calon penumpang menggunakan aplikasi PeduliLindungi di bandara AP II. (Foto: Dok. AP II)

 Sebelumnya 
2. iPerform (operational excellence/OX)
iPerform adalah aplikasi khusus karyawan AP II yang memiliki fitur mendukung pekerjaan sehari-hari, dan di tengah pandemi ini menjadi andalan untuk efisiensi, antara lain:
- Penghematan beban pegawai AP II mencapai Rp 90 miliar pada Semester I/2021 dibandingkan dengan budget (RKAP 2021), sejalan dengan sejumlah pekerjaan yang dapat dilakukan lewat iPerform sehingga mobilitas fisik karyawan berkurang, kemudian program pengembangan kompetensi yang kini dilakukan secara online termasuk melalui iPerform, dan aktivitas lainnya.

- iPerform dapat memantau optimalisasi fasilitas di bandara guna memastikan efisiensi operasional. Pada Semester I/2021, efisiensi penggunaan listrik di bandara AP II rata-rata 42 persen setiap bulan dan efisiensi air rata-rata mencapai 52 persen setiap bulan, dibandingkan dengan kondisi normal.

3. Pocket ACDM (ecosystem exploration/EX)
- Aplikasi Pocket ACDM membuat kolaborasi di antara seluruh stakeholder bandara terkait operasional pesawat di sisi udara dapat berjalan dengan baik untuk meningkatkan prediktabilitas penerbangan, meningkatkan tingkat ketepatan waktu (on-time performance/OTP) dan memaksimalkan slot penerbangan.

- Penerapan ACDM di tengah pandemi COVID-19 membuat Bandara Soekarno-Hatta mampu tetap beroperasi dengan baik selama 24 jam melayani berbagai penerbangan dalam kondisi apa pun, di tengah dinamisnya lalu lintas penerbangan.

Penerapan teknologi dan penggunaan 3 platform mobile menjadikan pengelolaan bandara-bandara AP II efisien, optimal dan tangguh di setiap kondisi termasuk dalam merespons tantangan pandemi global Covis-19,” jelas Muhammad Awaluddin.

AP II juga memiliki infrastruktur teknologi yang memadai untuk secara cepat mendukung regulasi baru khususnya di tengah pandemi. Seperti misalnya kewajiban penggunaan aplikasi PeduliLindungi bagi penumpang pesawat untuk memproses keberangkatan penerbangan.

Bahkan, di Bandara Sultan Thaha (Jambi) saat ini telah dioperasikan autogate yang terintegrasi dengan PeduliLindungi. Setiap calon penumpang yang ingin masuk ke terminal harus menunjukkan QR Code PeduliLindungi di autogate. Apabila calon penumpang sudah memenuhi persyaratan kartu vaksinasi dan surat keterangan tes Covid-19, maka autogate akan terbuka untuk penumpang dapat melanjutkan proses check-in.

AP II saat ini tengah menjalani kurva kedua transformasi digital, yang disebut dengan Transformation 2.0 (2020 - 2024) untuk mencapai visi sebagai Airport Enterprise Leader in the Region. [USU]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.